Kompas.com - 15/02/2016, 20:09 WIB
Seporsi bakso khas lombok uleg dengan 20 cabai dilumat kasar sesuai pesanan pembeli KOMPAS.com/Adhika PertiwiSeporsi bakso khas lombok uleg dengan 20 cabai dilumat kasar sesuai pesanan pembeli
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KOMPAS.com - Di musim hujan seperti saat ini, menikmati bakso dengan kuah panas bisa menjadi salah satu alternatif untuk menghangatkan badan. Bagi penyuka rasa pedas, bakso uleg bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati sajian bakso yang berbeda.

Warung bakso yang terletak di Jalan Kaliurang KM 6.2, Sleman, Yogyakarta ini selalu tampak ramai saat jam makan siang hingga sore hari.

"Bakso Lombok Uleg Pak Di ini memang memiliki ciri khas saat peracikan, kami akan menghaluskan cabai sesuai selera pembeli di mangkuk langsung, atau 'diuleg' dalam bahasa Jawa," kata Fendi, salah satu karyawan di warung tersebut.

Saat memesan, biasanya pembeli akan mencatat di kertas pesanan tingkat kepedasan yang diinginkan.

"Jika pembeli memesan bakso dengan tingkat pedas sedang, kami memberikan cabai 5 buah. Sementara untuk pedas, cabai yang digunakan ada 10 buah," kata Fendi sambil meracik.

KompasTravel memperhatikan cara karyawan meracik bakso pesanan pembeli. Pertama, cabai 10 buah ditaruh di mangkuk kemudian dilumat kasar. Kemudian Fendi menaruh potongan ketupat, tahu, bakso, dan disiram kuah panas.

"Bakso khas Temanggung tidak memakai mi, sebagai gantinya pakai ketupat. Cabai yang dilumat kasar tadi bercampur dengan kuah sehingga enak dinikmati saat panas,"  ujar lelaki yang sudah dua tahun bekerja di warung bakso ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.com/Adhika Pertiwi Karyawan Warung Bakso Lombok Uleg Pak Di, sedang melumat cabai langsung di mangkuk penyajian bakso
Potongan kasar cabai tersebut membuat kuah bakso berwarna kehijauan, sebelum dicicip aroma kuah yang pedas sudah tercium.

Dominasi rasa gurih dan pedas membuat hidangan ini cocok untuk dinikmati saat cuaca hujan. Pembeli juga bisa melengkapi hidangan ini dengan kerupuk kaleng yang disediakan di warung.

"Sebenarnya pembeli bisa memesan cabai sesuai selera lebih dari yang kami tentukan. Kadang ada yang minta 15 buah hingga 20 buah cabai untuk satu porsi. Pernah juga ada pembeli wanita yang memesan 50 buah cabai," ujar Fendi.

Warung Bakso Lombok Uleg asli Temanggung ini memiliki beberapa cabang di Magelang dan Pekalongan. Untuk wilayah Yogyakarta, ada dua cabang  yaitu di Jalan Godean dan Jalan Bantul.

Pengunjung bisa memilih menu bakso komplit, bakso tahu, bakso ketupat, maupun bakso kuah biasa dengan harga sama. Hanya dengan Rp 11.000, Anda bisa menikmati pedasnya seporsi Bakso Lombok Uleg ini.

Warung bakso yang diprakarsai oleh Bapak Samudi yang lebih akrab disapa Pak Di ini buka mulai dari jam 9 pagi hingga 9 malam.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

Jalan Jalan
Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Travel Update
Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Travel Update
IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

Travel Update
Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Travel Update
Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Travel Update
Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Jalan Jalan
Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Travel Update
Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Travel Update
Usulan Bupati Kabupaten Bandung, Wisatawan Bawa Kartu Vaksin ke Tempat Wisata

Usulan Bupati Kabupaten Bandung, Wisatawan Bawa Kartu Vaksin ke Tempat Wisata

Travel Update
122 Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Siap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

122 Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Siap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Legenda Asal-usul Rawa Pening Semarang

Legenda Asal-usul Rawa Pening Semarang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X