Kompas.com - 17/02/2016, 15:07 WIB
Parade Tatung dalam Festival Cap Go Meh 2014 di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (14/2/2014). ARSIP KEMENPAREKRAFParade Tatung dalam Festival Cap Go Meh 2014 di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (14/2/2014).
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Acara Pawai Tatung di Festival Cap Go Meh akan digelar di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada 22 Februari mendatang.

"Atraksi tatung, ini hanya ada di Singkawang. Jadi, kalau mau melihat dengan sensasi rasa tegang, miris, dan unik, silakan ke sana," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima KompasTravel di Jakarta, Selasa (16/2/2016).

Tatung dalam bahasa Hakka berarti orang yang dirasuki roh, dewa, leluhur, atau kekuatan supranatural. Selain memiliki ciri khas budaya tradisi, aneka pertunjukan yang disajikan pada perayaan Cap Go Meh di Singkawang menyerap dan berasimilasi dengan budaya lokal.

"Jadi, perayaan Cap Go Meh-nya di sana memang beda," jelas Arief Yahya.

Atraksi Pawai Tatung merupakan parade atraksi kesaktian warga Dayak-Tiongkok dalam merayakan Cap Go Meh. Atraksi yang diberi nama Pawai Tatung ini mengikuti tradisi Tionghoa yang berbaur dengan budaya Dayak yang hanya ada di Singkawang.

“Ini peristiwa besar. Banyak menyedot perhatian asing. Kami terus berkoordinasi dengan Kalimantan Barat untuk menyiapkan event ini,” papar Deputi Pemasaran Nusantara Esthy Riko Astuty.

Di Pawai Tatung nanti, lanjut Esthy, pihaknya meminta Pemprov Kalimantan Barat mengantisipasi kemacetan saat pawai berlangsung. Jalur alternatif pun dirancang. Kemungkinan, jalur Tatung dijadikan dua arah agar tidak terjadi penumpukan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tahun-tahun sebelumnya Pawai Tatung selalu ramai. Atraksi Tatung saat pawai banyak ditonton pengunjung. Karenanya hiasan Tatung nanti dibuat semenarik mungkin, tidak asal-asalan,” ujarnya.

KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN Seorang tatung yang sedang kemasukan roh melakukan atraksi dengan menusuk jarum baja di pipinya dalam perayaan Cap Go Meh tahun 2012 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
Dalam rilis pers yang sama, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan data sementara, sebanyak 466 Tatung siap beratraksi. Namun pada saat pelaksanaan nanti, kemungkinan akan lebih dari 500 Tatung yang ikut.

”Sampai sejauh ini, jumlah peserta yang mendaftar sebagai Tatung sudah 466 peserta. Namun, jumlahnya diperkirakan bertambah banyak saat mendekati Cap Go Meh. Biasanya mendekati hari terakhir pendaftaran makin banyak yang mendaftarkan diri," katanya.

Penjelasan lain dibeberkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat, Simplisius. Dia menjelaskan, untuk tahun ini rute Tatung 2016 dibuat lebih pendek ketimbang tahun lalu.

“Tahun ini start-nya di Jalan Kalimantan. Setelah itu pawai bergerak ke Jalan Setia Budi melintasi panggung kehormatan dan panggung tribun acara, lalu ke Jalan Niaga yang kemudian mengikuti ritual di altar yang sudah disiapkan. Kami berharap masyarakat Singkawang mendukung suksesnya acara tersebut. Acara ini tidak hanya milik masyarakat Tionghoa, tetapi sudah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia dan Kalimantan Barat,” ujarnya.

Rencana pawai akbar itu akan dihadiri lebih dari 600 undangan. Pejabat tinggi, pejabat negara, unsur pemerintah pusat hingga provinsi dan daerah, ada dalam daftar tamu yang diundang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Travel Update
3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

Travel Update
6 Fakta Karst Rammang-Rammang Maros, Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

6 Fakta Karst Rammang-Rammang Maros, Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Travel Update
Ajak Atta Halilintar, Sandiaga Resmikan Desa Wisata Rammang-Rammang

Ajak Atta Halilintar, Sandiaga Resmikan Desa Wisata Rammang-Rammang

Travel Update
Tak Miliki Izin, Pemerintah Tutup Obyek Wisata Pioneer Camp Aceh

Tak Miliki Izin, Pemerintah Tutup Obyek Wisata Pioneer Camp Aceh

Travel Update
Catat! Daftar 6 Hotel Karantina Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Catat! Daftar 6 Hotel Karantina Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Jalan Jalan
Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Travel Tips
Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Travel Tips
6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

Travel Tips
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Jalan Jalan
Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Travel Update
Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Jalan Jalan
Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X