Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/02/2016, 18:07 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah tengah menyiapkan lahan untuk pendirian sebuah hotel berbintang di kawasan wisata Dieng. Pembangunan hotel berbintang dipandang merupakan kebutuhan untuk melengkapi fasilitas wisata, terutama penginapan.

Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo mengatakan, penginapan yang ada di kawasan Dieng mayoritas berupa home stay dan rumah penduduk yang disewakan ke wisatawan. Di masa ramai atau akhir pekan, home stay selalu penuh sesak.

"Rencananya bangun hotel bintang empat. Tapi hotel yang di kawasan Dieng ini tidak mengganggu pemilik home stay," kata Sutedjo, Rabu (17/2/2016) malam.

Pemkab sendiri saat ini tengah melakukan inventarisir lahan yang disiapkan untuk hotel berbintang tersebut. Pendirian hotel akan mampu meningkatkan masa inap wisatawan kelas menengah, dengan harapan mereka banyak berbelanja.

"Kami sudah bicara dengan banyak pihak, termasuk dengan badan konservasi, karena lahannya masih jadi ganjalan," ujar Tedjo.

Terkait akses menuju Dieng, Tedjo mengaku bersyukur karena jalur tembus dari daerah lain telah sampai di Dieng. Ia mencontohkan jalur lama rusak dari Kabupaten Batang bisa diperbaiki dan tersambung. Begitu juga dengan akses dari Kabupaten Pekalongan, Wonosobo dan Kebumen menuju arah Dieng.

"Kami terima kasih banyak jalan telah terbuka. Mulus. Ini jadi peluang bagi investor untuk menanam modal," imbuhnya.

Dengan akses yang tersambung, Tedjo yakin perekonomian Banjarnegara bisa meningkat. Apalagi, menurut cerita rakyat ketika Arungbinang IV dan Kolopaking IV yang berperang bisa bersatu, Banjar diyakini akan makmur.

"Kesatuan itu wujudnya jalan tembus di Banjarnegara. Harapannya nanti ada transportasi besar bisa masuk," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung langkah pengembangan. Asalkan dilakukan secara bersama-sama.

"Dieng itu lebih terkenal Wonosobo, ketimbang Banjarnegara. Tapi tidak apa-apa. Kawasan memang harus dikelola bersama, karena potensinya (Dieng) wisata," imbuh Ganjar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Travel Update
Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Jalan Jalan
Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Jalan Jalan
4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+