Kompas.com - 22/02/2016, 12:04 WIB
EditorI Made Asdhiana

Paduan gerak tubuh, lagu, dan seni busana yang indah itu menyajikan kesatuan yang padu, yang akan menghapus kesan seram dan kejam pada caci.

Di antara awan putih yang berarak di langit biru Liang Ndara, para penari caci menampilkan keluwesan dalam gerakan-gerakan mereka yang gagah.

Ungkapan syukur

Kristoforus Nison, Ketua Sanggar Riang Tana Tiwa yang berpusat di Kampung Cecer, mengatakan, dahulu caci digelar setelah panen sebagai ungkapan rasa syukur kepada para leluhur dan pencipta semesta.

Di dalamnya terdapat filosofi untuk menghormati dan memuji para leluhur dan pencipta atas kesehatan dan keberhasilan panen.

”Caci digelar saat orang Manggarai membuka kebun. Dengan caci yang diwarnai tabuhan gong dan kendang, roh leluhur yang baik akan hadir, sementara roh yang jahat akan pergi,” ujar Kristoforus.

Dalam perjalanannya, caci kemudian dilakukan saat upacara keagamaan dan upacara kenegaraan, salah satunya untuk menyambut wisatawan yang datang berkunjung ke Liang Ndara seperti kami.

Tak kalah seru dengan caci adalah tete alu, tarian atau bisa juga disebut permainan tradisional yang dimainkan oleh sekelompok orang, biasanya berjumlah delapan orang.

Cara memainkannya adalah dengan bergerak di antara bilah-bilah bambu yang digerakkan dengan cepat. Tete alu adalah tarian untuk muda-mudi, biasa dimainkan kala bulan purnama tiba.

Dibutuhkan keterampilan dan konsentrasi tinggi bagi penari agar kaki tak terjepit bilah bambu. Demikian pula dengan orang yang bertugas menggerakkan bilah-bilah bambu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.