Jatuh Bangun Candi Borobudur Menuju Destinasi Wisata Dunia

Kompas.com - 22/02/2016, 16:07 WIB
Warga dan wisatawan melepas ribuan lampion di komplek Candi Borobudur saat malam pergantian tahun dari 2015 ke 2016. KOMPAS.com / RONNY ADOLOF BUOLWarga dan wisatawan melepas ribuan lampion di komplek Candi Borobudur saat malam pergantian tahun dari 2015 ke 2016.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Jejak-jejak peradaban Buddha terkemas dalam sebuah paket wisata yang akan ditawarkan di negara ASEAN. Tahun 2006 adalah permulaan kerja sama paket tersebut ketika sebuah simposium diselenggarakan di Candi Borobudur.

Simposium ini diikuti oleh menteri-menteri pariwisata dari negara-negara yang memiliki kultur panjang agama dan budaya Buddha yakni Thailand, Myanmar, Laos, Vietnam, Kamboja, dan Indonesia. Slogan dari simposium itu adalah "Trail of Civilization".

Acara tersebut menghasilkan sebuah kesepakatan bersama bernama "Borobudur Declaration" yang berisi tentang kerja sama pelestarian peninggalan budaya di antara enam negara ASEAN peserta simposium.

Hasil lain adalah kesepakatan menyelenggarakan acara dua tahunan "The Trail of Civilization" untuk pertama kali di Candi Borobudur pada Sabtu (26/7/2008) malam. Saat itu, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono turut menghadiri acara tersebut.

Setahun kemudian, pada tanggal Sabtu, (9/7/2009), dalam kaitan Perayaan Waisak Tahun Saka (2533) acara pagelaran sendratari bertema "Trail of Civilization" digelar dan menyampaikan pesan-pesan ajaran Buddha. Kala itu, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono kembali hadir. Tahun 2010, di perayaan serupa digelar di Siem Reap, Kamboja.

Namun, setelah tahun 2010, nama acara "Trail of Civilization" tak terdengar kembali bak ditelan bumi. Pada pemerintahan Joko Widodo kini, Menteri Pariwisata Arief Yahya kembali mengemukakan istilah "Trail of Civilization" untuk promosi Candi Borobudur di negara Asia Tenggara.

"Kita mendukung adanya program di ASEAN namanya Trail of Civilization. Kalau bisa disepakati dijalankan, program itu sangat bagus karena kalau positioning Borobudur sebagai pusat jejak peradaban, itu akan sangat luar biasa," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya kepada KompasTravel di Jakarta, Rabu (27/1/2016).

(Baca juga: Promosi Borobudur Lewat Program ASEAN "Trail of Civilization")

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Candi Pa Trhom di Kamboja yang menjadi lokasi pengambilan gambar film Lara Croft: Tomb Raider.
Mantan Direktur Utama PT. Telkom saat itu mengaku telah bertemu dengan semua duta besar negara-negara anggota ASEAN di Myanmar sebelum penyelenggaraan ASEAN Tourism Forum 2016 di Manila pada 18-5 Januari 2016.

Arief mengatakan kesepakatan pembuatan paket wisata bersama yaitu "Trail of Civilization" atau "Jejak Peradaban". Arief menjelaskan paket wisata "Trail of Civilization" akan diikuti oleh negara-negara seperti China, Thailand, Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam.

Bentuk paket wisatanya salah satunya adalah pertunjukan sendratari. Arief menjelaskan jika daya tarik utama Candi Borobudur adalah bangunan candi itu sendiri. Ia berharap dengan adanya paket wisata "Trail of Civilization" itu, wisatawan tak hanya datang ke Borobudur hanya untuk melihat candi saja.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Simpan Stroberi agar Awet hingga 1 Tahun

Cara Simpan Stroberi agar Awet hingga 1 Tahun

Makan Makan
7 Rekomendasi Jalan-jalan Naik Kereta di Dunia Tanpa Keluar Rumah

7 Rekomendasi Jalan-jalan Naik Kereta di Dunia Tanpa Keluar Rumah

Jalan Jalan
Garuda Indonesia Beri Akses Prioritas Bagi Tenaga Medis

Garuda Indonesia Beri Akses Prioritas Bagi Tenaga Medis

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Cara Simpan Pisang | Kondisi Kafe Kucing

[POPULER TRAVEL] Cara Simpan Pisang | Kondisi Kafe Kucing

Whats Hot
Keliling Rumah Angker Winchester Lewat Tur Virtual, Berani?

Keliling Rumah Angker Winchester Lewat Tur Virtual, Berani?

Jalan Jalan
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Whats Hot
ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

Whats Hot
Promo Layanan Pesan Antar Makanan dari Warung Pasta, Locarasa, dan Hoo Hah Box

Promo Layanan Pesan Antar Makanan dari Warung Pasta, Locarasa, dan Hoo Hah Box

Makan Makan
Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Whats Hot
Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Whats Hot
Sejarah Budae Jjigae, Kuliner Khas Korea yang Muncul saat Perang

Sejarah Budae Jjigae, Kuliner Khas Korea yang Muncul saat Perang

Makan Makan
3 Cara Membuat Dalgona Coffee di Rumah, Pernah Coba yang Mana?

3 Cara Membuat Dalgona Coffee di Rumah, Pernah Coba yang Mana?

Makan Makan
Cara Mudah Membuat Foam Susu Tanpa Mesin, Bahan untuk Kopi Kekinian

Cara Mudah Membuat Foam Susu Tanpa Mesin, Bahan untuk Kopi Kekinian

Makan Makan
3 Makanan Berbentuk Virus Corona, Salah Satunya Bakso Aci di Surabaya

3 Makanan Berbentuk Virus Corona, Salah Satunya Bakso Aci di Surabaya

Makan Makan
Di Tengah Pandemi Corona, Ini Kondisi Kafe Kucing di Jakarta dan Malang

Di Tengah Pandemi Corona, Ini Kondisi Kafe Kucing di Jakarta dan Malang

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X