Kompas.com - 26/02/2016, 07:41 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
DUA laki-laki yang mengenakan baju adat Buton terlihat saling beradu senjata tajam berupa keri. Keduanya bergerak seperti menari mengikuti irama gendang dan gong yang dipukul beberapa orang.

Namun jangan khawatir, mereka sedang menarikan tarian kolosal Kalegoa untuk menyambut 39 wisatawan yang datang berkunjung ke dalam Benteng Keraton Buton, di Sulawesi Tenggara, Rabu (24/2/2016).

Rombongan wisatawan tersebut datang ke Kota Baubau dengan menggunakan kapal pesiar, Caledonian Sky dari Swedia.

Sebelumnya para rombongan wisatawan mengunjungi pasar tradisional Wameo. Kedatangan wisatawan tersebut disambut hangat warga yang sedang beraktivitas di sana. Beberapa penjual sayur berusaha menawarkan barang dagangannya kepada para turis yang melintas.

KOMPAS.COM/DEFRIATNO NEKE Kapal pesiar Caledonian Sky berlabuh di Pelabuhan Nasional Murhum Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (24/2/2016). Kapal ini membawa 39 wisatawan dari Eropa.
Seorang wisatawan asal Swedia, Caren, mengaku senang berada di Kota Baubau. Ia mengatakan warga kota Baubau sangat ramah.

Bukan hanya Caren, seorang wisatawan asal Inggris, Chris, juga mengatakan hal yang sama. “Orang di sini ramah, saya suka berada disini, dan kotanya sangat baik,” kata Chris.

Seusai mengunjungi pasar tradisional Wameo, rombongan tersebut menuju ke perajin tenun sarung buton di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari dengan menggunakan angkutan kota.

Di tempat tersebut, mereka mendapat sambutan dari Taman Kanak-Kanak Nirwana. Wisatawan tersebut memberikan bantuan berupa buku, pensil, mistar dan lainnya.

KOMPAS.COM/DEFRIATNO NEKE Seorang wisatawan asal Amerika, mendengarkan penjelasan dari seorang pemandu wisata tentang sayur yang dijual di pasar tradisional Wameo, Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (24/2/2016).
Menurut Leader Expedisi, Jane Wilson, bantuan itu merupakan kegiatan yang sudah diagendakan dari kapal pesiar tersebut. Beberapa wisatawan, juga membeli kain tenun sarung buton.

Tak lama di Kelurahan Sulaa, kemudian rombongan wisman yang mendapat pengawalan dari anggota Polresta Baubau menuju ke Benteng Keraton Buton.

Dalam kunjungan tersebut, mereka disuguhkan tarian kolosal Kalegoa, dan Kande-kandea. Dalam acara Kande-kandea, wisatawan disuguhkan dengan aneka macam makanan tradisional Buton.

Beberapa wisatawan mencoba mencicipi makanan tradisional Buton. Selain itu, mereka juga disuguhkan tarian tradisional yang dibawakan para muda mudi Kota Baubau.

KOMPAS.COM/DEFRIATNO NEKE Seorang wisatawan asal Inggris membeli kain tenun Wolio di Kelurahan Sulaa, Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (24/2/2016).
Jane Wilson mengaku sangat berterima kasih atas sambutan dari rakyat dan Pemerintah Kota Baubau selama melakukan kunjungan wisata dalam Kota Baubau.

“Kami pasti akan kembali lagi ke sini,” kata Jane.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.