Indonesia Jaring Wisatawan Eropa Tengah di Polandia

Kompas.com - 27/02/2016, 21:16 WIB
Kota Tua Warsawa dihancurkan oleh tentara pendudukan Nazi pada 1944, tetapi dihidupkan kembali oleh warganya sehingga menjadi contoh sebuah rekonstruksi total yang berhasil. Penuh dengan galeri, kafe, dan restoran, bagian Kota Tua Warsawa seperti Bentang Barbakan ini, beberapa waktu lalu, membawa orang seperti pergi ke masa silam. Benteng tersebut dibuat tahun 1548.
KOMPAS/DIAH MARSIDIKota Tua Warsawa dihancurkan oleh tentara pendudukan Nazi pada 1944, tetapi dihidupkan kembali oleh warganya sehingga menjadi contoh sebuah rekonstruksi total yang berhasil. Penuh dengan galeri, kafe, dan restoran, bagian Kota Tua Warsawa seperti Bentang Barbakan ini, beberapa waktu lalu, membawa orang seperti pergi ke masa silam. Benteng tersebut dibuat tahun 1548.
EditorI Made Asdhiana
LONDON, KOMPAS.com - Indonesia menjaring wisatawan Polandia dan Eropa Tengah dalam pameran pariwisata terbesar di Polandia, Tour Salon 2016 tahun ini.

"Pameran ini merupakan penyelenggaraan ke-26 di Poznan International Fair, Poznan, Polandia," kata Minister Counsellor KBRI Warsawa, Roos Diana Iskandar kepada Antara London, Jumat (26/2/2016).

Ia berharap dengan adanya penerbangan langsung Warsawa ke Denpasar saat ini, jumlah wisatawan Polandia akan meningkat.

"Penerbangan sekali dalam dua minggu dan akan dimulai pada Juni tahun ini," kata Roos.

Penerbangan itu berkapasitas 270 tempat duduk dan merupakan hasil kerja sama Rainbow Tours asal Polandia dengan Panorama Tours Indonesia.

Roos Diana Iskandar mengakui, kedua tour operator itu selama pameran aktif menjual perjalanan wisata ke Indonesia. "Familiarization trip (fam trip) dilakukan KBRI Warsawa pada 2015," katanya.

Pameran itu sendiri berlangsung tiga hari dan diadakan bersama dengan tiga pameran lainnya yaitu pameran hunting, ikan (fishing) dan air/boat show yang dihadiri lebih dari 35.000 pengunjung.

Pesertanya sekitar 300 berasal Albania, Ceko, Georgia, Filipina, Jerman, Hungaria, India, Indonesia, Italia, Polandia, Maroko, Republik Dominika, Rumania, Ukraina, dan Vietnam.

Stand Indonesia dengan luas 30 meter persegi mengusung tema 'Wonderful Indonesia' dan diikuti lima tour operator dari Indonesia yaitu Bali Bagus Memori Wisata, Bali Sinar Mentari/Bali Sunshine Tour & Travel, Polow Indonesia Tour & Travel, Karang Bali Asri Tour, dan Santa Bali Tours & Travel dan satu tour operator Polandia, Rainbow Tours.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Rekomendasi Jalan-jalan Naik Kereta di Dunia Tanpa Keluar Rumah

7 Rekomendasi Jalan-jalan Naik Kereta di Dunia Tanpa Keluar Rumah

Jalan Jalan
Garuda Indonesia Beri Akses Prioritas Bagi Tenaga Medis

Garuda Indonesia Beri Akses Prioritas Bagi Tenaga Medis

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Cara Simpan Pisang | Kondisi Kafe Kucing

[POPULER TRAVEL] Cara Simpan Pisang | Kondisi Kafe Kucing

Whats Hot
Keliling Rumah Angker Winchester Lewat Tur Virtual, Berani?

Keliling Rumah Angker Winchester Lewat Tur Virtual, Berani?

Jalan Jalan
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Whats Hot
ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

Whats Hot
Promo Layanan Pesan Antar Makanan dari Warung Pasta, Locarasa, dan Hoo Hah Box

Promo Layanan Pesan Antar Makanan dari Warung Pasta, Locarasa, dan Hoo Hah Box

Makan Makan
Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Whats Hot
Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Whats Hot
Sejarah Budae Jjigae, Kuliner Khas Korea yang Muncul saat Perang

Sejarah Budae Jjigae, Kuliner Khas Korea yang Muncul saat Perang

Makan Makan
3 Cara Membuat Dalgona Coffee di Rumah, Pernah Coba yang Mana?

3 Cara Membuat Dalgona Coffee di Rumah, Pernah Coba yang Mana?

Makan Makan
Cara Mudah Membuat Foam Susu Tanpa Mesin, Bahan untuk Kopi Kekinian

Cara Mudah Membuat Foam Susu Tanpa Mesin, Bahan untuk Kopi Kekinian

Makan Makan
3 Makanan Berbentuk Virus Corona, Salah Satunya Bakso Aci di Surabaya

3 Makanan Berbentuk Virus Corona, Salah Satunya Bakso Aci di Surabaya

Makan Makan
Di Tengah Pandemi Corona, Ini Kondisi Kafe Kucing di Jakarta dan Malang

Di Tengah Pandemi Corona, Ini Kondisi Kafe Kucing di Jakarta dan Malang

Whats Hot
Jalan-jalan Virtual di Museum Macan, Ada Kegiatan Ramah Anak

Jalan-jalan Virtual di Museum Macan, Ada Kegiatan Ramah Anak

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X