Kompas.com - 01/03/2016, 19:04 WIB
Ratusan penari menampilkan Tor-Tor Cawan pada pembukaan Festival Danau Toba, di Kabupaten Samosir, Sumut, Minggu (8/9/2014). TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADIRatusan penari menampilkan Tor-Tor Cawan pada pembukaan Festival Danau Toba, di Kabupaten Samosir, Sumut, Minggu (8/9/2014).
EditorI Made Asdhiana
SILANGIT, KOMPAS.com - Komitmen Presiden Joko Widodo terhadap pariwisata betul-betul konkret. Sebelum Festival Danau Toba digelar, 19-22 November 2016, penyempurnaan Bandara Silangit harus sudah tuntas. Minimal sudah bisa didarati pesawat Boeing 737-800 langsung ke danau terbesar yang menjadi ikon pariwisata Sumatera Utara itu.

Hal itu ditegaskan Presiden Jokowi di Bandara Silangit, Kecamatan Siborong-Borong, Selasa (1/3/2016), seusai terbang menggunakan pesawat CN-295 selama 40 menit dari Bandara Kuala Namu, Medan. Rombongan tiba pada pukul 12.40 WIB.

Di Bandara Silangit, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Plt Gubernur Sumatera Utara ‎Tengku Erry Nuradi mendengarkan penjelasan Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi tentang rencana pengembangan Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara.

Budi menjelaskan, pengembangan Bandara Silangit akan dimulai pada bulan April dan direncanakan selesai bulan September 2016.

KOMPAS/GREGORIUS MAGNUS FINESSO Pelajar SMA menarikan tortor atau manortor dalam ajang Festival Tumba dan Tortor di Desa Huta Nagodang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang berada tepat di tepian Danau Toba, beberapa waktu lalu. Lomba tortor bagi pelajar SMA dan tumba atau menari sambil menyanyikan lagu Batak bagi pelajar digelar sebagai promosi kekayaan budaya adat Batak.
"Kami targetkan pengembangan Bandara Silangit ini selesai pada bulan September 2016," kata Budi dalam siaran pers yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata di Jakarta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Festival Danau Toba akan berlangsung secara bergiliran. Setiap tahun, lokasi puncak acaranya berbeda-beda biar ada pemerataan. Namun, di semua kabupaten, pada durasi waktu itu juga melangsungkan acara masing-masing.

Tahun 2016, Festival Danau Toba yang menampilkan atraksi budaya, kesenian, dan berbagai acara menarik itu akan digelar di Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

"Silakan bersiap-siap, berwisata budaya untuk meramaikan Festival Danau Toba," kata Arief Yahya di Hotel Niagara, Simalungun.

TRIBUN MEDAN/SILFA HUMAIRAH Menikmati penyeberangan ke Pulau Samosir menggunakan kapal wisata.
Menpar menjelaskan, Bandara Silangit adalah bandara terdekat dari kawasan Danau Toba. Jika bandara itu sudah aktif, dengan pesawat reguler, maka akses menuju Danau Toba dari Jakarta akan semakin lancar.

"Selama ini akses jadi kendala, karena jalan darat dari Kuala Namu sampai Toba itu bisa 4-5 jam. Orang bisa bete di jalan. Perpanjangan runway Silangit itu akan sangat membantu akses menuju Toba," ujar Arief yang selalu menggunakan rumus 3A, yakni 'akses, atraksi, amenitas' untuk menggarap pariwisata.

Dalam paparannya, Budi Karya Sumadi menjelaskan, landasan Bandara Silangit diperluas dari 2.400 x 30 meter menjadi 2.650 x 45 meter dan apron memiliki dimensi 140 x 300 m2 dengan daya tampung 4 pesawat.

"Nanti dapat didarati pesawat Boeing 737-800 sehingga wisatawan dapat langsung menuju kawasan Danau Toba," kata Budi.

TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADI Penari membentangkan kain ulos terpanjang di dunia pada pembukaan Festival Danau Toba di Balige, Tobasa, Sumatera Utara, Rabu (17/9/2014). Kain ulos yang ditenun dua perajin sepanjang 500 meter itu telah tercatat dalam Museum Rekor Indonesia.
Pengembangan Bandara Silangit ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi pada rapat terbatas 2 Februari 2016. Mantan Gubernur DKI itu meminta agar konektivitas dan aksesibilitas menuju kawasan Danau Toba diperkuat.

Seusai mendengarkan penjelasan pengembangan Bandara Silangit, Presiden menyapa warga dan menerima permintaan foto bersama dengan warga sekitar, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Danau Toba. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.