Pelabuhan Benoa di Bali Akan Disinggahi 60 Kapal Pesiar

Kompas.com - 02/03/2016, 14:35 WIB
Sebuah kapal pesiar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Pelindo III sebagai pengelola Pelabuhan Benoa berencana kembangkan pelabuhan marina di dalam kawasan Pelabuhan Benoa. 

ARSIP PELABUHAN BENOA Sebuah kapal pesiar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Pelindo III sebagai pengelola Pelabuhan Benoa berencana kembangkan pelabuhan marina di dalam kawasan Pelabuhan Benoa.
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Pada tahun 2016 Pelindo III Benoa mengestimasi kedatangan kapal pesiar sebanyak 56-60 unit.

Sejak 2014 hingga 2015 terjadi peningkatan kedatangan kapal pesiar di Pelabuhan Benoa.

GM Pelindo III Benoa, Ali Sadikin mengatakan, pada 1 Maret 2016 kapal pesiar yang datang ke Pelabuhan Benoa secara bersamaan, yaitu Azamara Quest dan Crystal Serenity, yang berlabuh selama dua malam.

“Mereka juga turn around, sehingga penumpang yang turun dari atas pesiar jumlahnya mencapai 1.000 dari masing-masing kapal dan kebanyakan ingin menikmati suasana Bali sebelum Hari Raya Nyepi ini,” katanya di Restoran Visone, Pesanggaran, Denpasar, Bali, Selasa (1/3/2016).

Penumpang kapal pesiar ini datang dari Australia, negara-negara di Asia dan Eropa.

Pada 2014 tercatat 49 unit kapal pesiar, dan di 2015 sebanyak 58 kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Benoa.

“Hingga Maret ini, sudah ada enam kapal dari 13 kapal pesiar yang datang, hampir 50 persen melakukan turn around. Ini memberikan dampak ekonomi secara langsung karena para penumpang sebagian besar tinggal di hotel. Mereka juga berkunjung ke tempat wisata selama beberapa hari menggunakan travel serta berbelanja,” ujarnya.

Kedatangan kapal pesiar ini menjadi perhatian Pelindo III dalam meningkatkan pelayanan bagi kapal pesiar, sehingga nantinya kapal pesiar dengan penumpang wisatawan asing semakin bertambah.

“Tahun 2016 adalah awal tahun yang cukup padat untuk jadwal kedatangan kapal pesiar di Pelabuhan Benoa,” katanya.

Menurut Sadikin, semakin lama kapal berkunjung di suatu tempat, akan berdampak besar bagi pertumbuhan perekonomian.

“Menurut data yang dihimpun Kementerian Pariwisata pada 2015, wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia dalam sehari dapat membelanjakan minimal 100-150 dollar AS. Jadi efek domino bagi masyarakat sekitar cukup besar,” ujarnya. (Tribun Bali/AA Seri Kusniarti)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X