Kompas.com - 03/03/2016, 08:32 WIB
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meningkatkan kemampuan personel penyelamat wisata pantai lewat pelatihan khusus yang didukung oleh Kementerian Pariwisata.

"Pekan lalu baru saja selesai kami latih khusus mereka bersinergi dengan Kementerian Pariwisata. Instrukturnya juga sangat berkompeten," ujar Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Mohamad Yanuarto Bramuda di Banyuwangi, Rabu (2/3/2016).

(BACA: Bakso Untung Banyuwangi, Gurihnya Tetap Bertahan sampai Saat Ini)

Ia menjelaskan sebanyak 25 personel penyelamat wisata pantai yang bertugas di pantai-pantai yang ada di kabupaten berjuluk "The Sunrise of Java" itu menjalani pelatihan khusus.

Bramuda mengatakan, selain mereka yang biasa bertugas di pantai-pantai di Banyuwangi, pesertanya adalah personel yang bertugas di sejumlah wisata sungai yang dikembangkan menjadi destinasi arung jeram.

Mereka antara lain dari operator wisata Bangsring Boat, Pantai Boom, Waduk Sidodadi, Bangsring Underwater, Sungai Badeng, Pantai Mustika, Teluk Banyu Biru, dan wisata Mangrove Bedul.

(BACA: Nantikan Kesempatan Beli Durian Merah Banyuwangi di Jakarta)

Peningkatan kompetensi itu, menurut Bramuda, diharapkan dapat mendongkrak kualitas pelayanan di destinasi wisata pantai.

Semakin mereka terlatih dan kian kompeten, mereka bisa dengan sigap melaksanakan tugas penyelamatan jika ada kejadian yang tidak diinginkan.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Peserta Pulau Merah Banyuwangi International Surfing Competition 2014, Jumat (23/5/2014).
"Ini bagian dari upaya kami memberi kenyamanan kepada wisatawan. Berwisata di pantai-pantai yang ada di Banyuwangi untuk senang-senang sekaligus nyaman dan aman," kata Bramuda.

Dia merinci, para penyelamat wisata pantai itu dilatih tentang penanganan korban tenggelam, menangani korban yang terkena sengatan ubur-ubur, dan jenis-jenis penyelamatan lainnya.

Mereka juga dibekali teknik menyelam, snorkeling, hingga penggunaan speed boat.

"Peningkatan kompetensi semacam ini masih terus kami lakukan. Juga akan ada sertifikasi. Dua bulan ke depan ada 100 pelaku pariwisata di Banyuwangi yang mulai dididik di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali. SDM adalah penunjang sektor pariwisata selain kekayaan alam dan budaya. Jadi masalah SDM pariwisata ini juga perlu diperhatikan," tambah Bramuda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.