Kompas.com - 10/03/2016, 16:03 WIB
Keindahan mekarnya Bunga Bangkai atau Amorphpphallus Titanum di Kebun Raya Cibodas, Sabtu (20/2/2016). KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaKeindahan mekarnya Bunga Bangkai atau Amorphpphallus Titanum di Kebun Raya Cibodas, Sabtu (20/2/2016).
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Bunga bangkai setinggi 3,75 meter dan lebar 1,7 meter kembali mekar di Kebun Raya Cibodas, Senin (7/3/2016).

Bunga bangkai raksasa ini terakhir mekar pada tahun 2011, setelah didatangkan dari hutan Sumatera sekitar tahun 1990. Dengan berat umbi mencapai 100 kilogram, tak heran tumbuh menjadi bunga raksasa. Di tahun ini, bunga tersebut mekar secara sempurna.

Peneliti LIPI khusus Bunga Bangkai di Kebun Raya Cibodas Destri, mengatakan diprediksi bunga mekar pada siang hari, tapi ternyata tumbuh lebih cepat sehingga dini hari sudah mengeluarkan baunya.

(BACA: Bunga Bangkai dengan Raflesia Itu Beda!)

"Kita sempat tertipu, ternyata mekar saat malam hari. Bunganya mekar sempurna tahun ini, warnanya pun keluar, sangat indah," ujar Destri saat dihubungi KompasTravel, Senin (7/3/2016).

Pihaknya memprediksi akan tetap mekar sekitar tiga hari lebih kedepan, tergantung cuaca. Saat intensitas hujan yang lebat diprediksi akan cepat, tidak sampai satu minggu.

Dia menambahkan selain mekar sempurna, pertumbuhan bunga ini ketika akan mekar sangatlah cepat. Menurut data peneliti rata-rata pertumbuhan tiap harinya mencapai 10 centimeter.

Warna merah pada seludangnya sangat merona. Mengeluarkan bau sangat khas, yang bisa dirasakan dari radius 20 hingga 50 meter.

Dilindungi pagar besi, wisatawan dapat melihatnya dan mencium aroma bangkai khas bunga ini. Sangat diimbau untuk tidak melempar apa pun ke bunga tersebut. Karena beberapa kali sebelumnya terjadi perusakan yang merugikan berbagai pihak.

"Silakan menikmati kekayaan flora Indonesia yang ada di kebun raya sepuasnya tapi jangan pernah merusak sekecil apa pun. Kesopanan dan penghargaan yang tinggi dari pengunjung merupakan dukungan yang luar biasa untuk konservasi flora Indonesia," ujar Destri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X