Kompas.com - 12/03/2016, 21:30 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Jarak ketiga benteng tidak jauh karena berada dalam satu kawasan. Namun pengunjung harus rela naik turun jika ke Benteng Otahiya yang berada di bukit bagian bawah mendekati bibir danau.

“Kemungkinan benteng ini dibuat oleh raja lokal di Gorontalo untuk kepentingan menjaga Danau Limboto” kata Irna Sapta, arkeolog dari Balai Arkeologi Manado.

Nama-nama benteng tersebut berasal dari kepercayaan masyarakat yang mengatakan benteng Otanaha melekat pada anak Raja Ilato bernama Naha, Otahiya dari Ohihiya (istri Naha) dan Ulupahu yang berasal akronim Uwole (milik) dari Pahu (putra Naha dan Ohihiya).

“Untuk menjangkaunya tidak sulit, dari pusat kota Gorontalo hanya memakan waktu 15 menit dengan berbagai macam kendaraan. Bahkan pengunjung bisa memarkir kendaraan tepat di samping benteng Ulupahu yang paling besar,” kata Resma Kobakoran, Kepala Bidang Pariwisata Provinsi Gorontalo.

Panorama yang indah dan suasana sejuk, terutama pada pagi, bisa dinikmati sepanjang tahun. Angin segar penuh uang air dapat dirasakan di sini.

Bagi penggemar hidupan liar, kawasan benteng ini merupakan daerah jelajah beberapa spesies burung, termasuk yang endemik Sulawesi. Pada musim hujan, saat vegetasi tumbuh subur, banyak sekali burung yang datang. Mereka mencari makan di belukar dan pepohonan.

Para fotografer alam liar Gorontalo yang tergabung dalam Masyarakat Fotografi Gorontalo (MFG) pernah membuat dokumentasi, tercatat ada Kehicap Ranting (Hypothymis azurea), Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster), Cabai Panggul Kelabu (Dicaeum celebicum), Raja udang (Todiramphus chloris), Wiwik Uncuing (Cacomantis sepulcralis), Kepudang sungu tunggir putih (Coracina leucopygia).

Berikutnya, Kepudang Kuduk Hitam (Oriolus chinensis), Kadalan Sulawesi (Phaenicophaeus calyorhynchus), Cirik cirik (Meropogon forsteni), Sriganti (Nectarinia jugularis), Burung-Madu Kelapa (Anthreptes malacensis), Punai Gading (Treron vernans), Elang Bondol (Haliastur indus), Bilbong Pendeta (Streptocitta albicollis), Kangkok ranting (Cuculus saturates).

ARSIP IDHAM ALI Burung Kadalan Sulawesi sering menyinggahi kawasan Benteng Otanaha, Gorontalo, setiap pagi.
Bahkan tarsius, monyet mungil sekepalan tangan juga ditemukan di sini. Hewan nokturnal ini berada di rerimbunan semak, saat senja atau menjelang fajar, suara “duet-call” jantan betina ramai memecahkan keheningan.

Keindahan peninggalan masa lalu selalu berbingkai pesona alam, Saatnya menjelajah di daerah penuh tantangan, Gorontalo yang memesona.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas di Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Aktivitas di Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Menyusuri Sawah Terasering yang Instagramable di Perbukitan Flores

Menyusuri Sawah Terasering yang Instagramable di Perbukitan Flores

Jalan Jalan
Rute dan Jadwal Bus Uncal, Wisata Gratis Keliling Bogor

Rute dan Jadwal Bus Uncal, Wisata Gratis Keliling Bogor

Jalan Jalan
Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Travel Update
Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Travel Update
Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Travel Update
Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Jalan Jalan
Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 HariĀ 

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 HariĀ 

Travel Update
Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jalan Jalan
Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.