Kompas.com - 18/03/2016, 20:39 WIB
Memandikan gajah di Wisata Gajah Taro atau Elephant Safari Park, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. BARRY KUSUMAMemandikan gajah di Wisata Gajah Taro atau Elephant Safari Park, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali.
|
EditorI Made Asdhiana
UBUD, KOMPAS.com - Bintang-bintang mulai kerlap-kerlip saat mobil transportasi Bali Adventour Tours memasuki pelataran parkir Elephant Safari Park. Saat itu, tak banyak wisatawan yang terlihat di tempat pembelian tiket masuk.

KompasTravel berkesempatan untuk mencoba salah satu atraksi wisata yang tersedia di Elephant Safari Park yaitu Night Safari Park. Seekor gajah akan menemani KompasTravel berkeliling kawasan Hutan Taro tentunya dengan ditemani dengan pemandu wisata.

(BACA: Siapa Bilang Bali Tak Punya Atraksi Gajah?)

KompasTravel ditemani oleh Dedy (28) sebagai pemandu wisata saat berkeliling kawasan Elephant Safari Park. Ia langsung meminta naik ke atas gajah dengan hati-hati.

"Kaki kanan dulu mas. Langsung duduk saja," ucap Dedy.

Gajah yang menemani berkeliling KompasTravel bernama Ardila. Dedy mengatakan, usia gajah betina yang ada di Elephant Safari Park ini telah menginjak 30 tahun.

(BACA: Bingung Cari Makanan Halal di Bali? Coba ke Kawasan Tuban...)

Ryandhika Firman Hidayat Pengunjung Elephant Safari Park saat naik gajah di safari malam.
Perlahan Ardila mulai mengantarkan berkeliling masuk kawasan Hutan Taro. Langkah kakinya membuat perut terguncang dan mempersulit ketika ingin mengambil foto.

Ardila terus melangkahkan kaki mengikuti jalur setapak yang hanya cukup untuk dilewati satu gajah. Di sisi kiri dan kanan, terdapat pepohonan seperti kelapa, kolang-kaling, dan juga durian. Ada pula, rerumputan yang tumbuh di sekitar jalur gajah-gajah melintas.

"Kita keliling sejauh 20 mil. Ini jalur yang dilewati di kiri dan kanan adalah ladang milik penduduk. Ada kandang sapi dan juga babi," jelas Dedy yang duduk di atas kepala Ardila.

Tak terasa sekitar 30 menit, perut terus terguncang saat berkeliling Hutan Taro bersama Ardilla. Sang gajah kembali parkir di tempat awal KompasTravel naik gajah.

Saat turun dari gajah, Director of Sales & Marketing Bali Adventure Tours (BAT), Arifin Tirta Wijata kembali menyambut.

"Bagaimana pengalamannya? Menyenangkan bukan," kata Tirta.

(BACA: Selalu Ada yang Baru Saat Liburan di Bali)

Sensasi menaiki gajah berkeliling hutan bisa dilakukan oleh semua orang tanpa harus merasa takut. Arifin mengatakan, gajah-gajah di Elephant Safari Park bersifat jinak dan selalu didampingi oleh pawang untuk menjaga gajah.

"Jadi pawang itu sebagai sahabatnya gajah di sini," ungkapnya.

Bagi wisatawan yang ingin mencoba menaiki gajah pada malam hari di Elephant Safari Park, bisa merogoh kocek sebesar Rp 745.000 per orang.

Harga tersebut sudah termasuk penjemputan dari hotel, mengunjungi museum dan pusat informasi gajah, memberi makan gajah dan bayi gajah, keliling taman, pertunjukan gajah, keliling dengan gajah, makan malam, dan diantarkan kembali ke hotel.

Elephant Safari Park Taro dibangun di atas areal hutan seluas lebih dari 2 hektar, dengan lansekap dan taman botani yang dirancang untuk mendukung kegiatan pariwisata alam.

Wisata Gajah Taro Bali atau yang biasa disebut Elephant Safari Park terletak di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Jika dari Bandara Ngurah Rai menuju Ubud memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Dari Ubud lanjut menuju Desa Taro sekitar 40 menit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Travel Update
Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Travel Update
Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Travel Update
Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Travel Update
Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Travel Update
Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.