Kompas.com - 19/03/2016, 20:16 WIB
 Wisatawan mancanegara tengah menuruni tangga sebelum memulai pengarungan Sungai Ayung dari titik awal pengarungan di Desa Payangan, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (5/3/2016) sore. KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan mancanegara tengah menuruni tangga sebelum memulai pengarungan Sungai Ayung dari titik awal pengarungan di Desa Payangan, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (5/3/2016) sore.
|
EditorI Made Asdhiana

UBUD, KOMPAS.com – Menunggangi perahu seperti kuda di tengah derasnya jeram-jeram sungai adalah satu keasyikan tersendiri ketika berwisata arung jeram. Begitu yang juga bisa dirasakan saat berarung jeram di Sungai Ayung.

Sungai Ayung bisa diarungi di salah satu titik pengarungan yakni Desa Payangan, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali tepatnya melalui operator Bali Adventure Tours. Sungai Ayung ini sendiri tergolong bisa dikategorikan cocok untuk wisatawan pemula karena tingkat kesulitannya yang rendah dengan skala 2-4.

(BACA: Menantang Jeram-jeram Liar Sungai Ayung)

Walaupun cocok untuk wisatawan pemula, ada baiknya tetap mempersiapkan segala sesuatu terkait kegiatan arung jeram. Berikut beberapa tips dari pemandu wisata arung jeram dari Bali Adventure Tours, Wayan Sudirgayasa (40) kepada KompasTravel.

1. Memegang dayung

Pertama kali tiba di atas perahu sebelum berarung jeram, pemandu akan memberikan arahan seputar arung jeram seperti cara memegang dayung. Usahakan salah satu tangan menggenggam erat bagian atas dayung yang berbentuk "T". Sementara tangan lainnya, diusahakan memegang bagian bawah dayung sekitar setengah jengkal dari pangkal dayung.

2. Ikuti arahan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika berarung jeram, wisatawan tentunya akan menuruni jeram. Ketika mulai menuruni jeram, ikuti arahan pemandu untuk mulai mendayung atau berhenti mendayung. Jika perahu menabrak batu-batu di jeram, berpeganglah di tali perahu dan merunduk.

3. Simpan barang berharga

Saat berarung jeram, simpanlah barang-barang berharga seperti cincin, kalung, maupun gelang yang menempel di tubuh. Pastikan juga telepon genggam dan kamera juga dimasukkan bersama cincin, kalung, dan gelang ke dalam tas pribadi kemudian disimpan ke tas anti air (dry bag).

4. Jangan panik

Ketika jatuh dari perahu, buang rasa panik. Posisikan tubuh terlentang dengan kaki lurus ke hilir sungai. Gunakan tangan untuk mengendalikan arah ketika berenang di sungai. Jika dirasakan dasar sungai bisa ditapaki, segeralah untuk berdiri. Namun, jika tak bisa ditapaki, berenanglah ke tepi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.