Kompas.com - 25/03/2016, 15:02 WIB
Wisatawan di Pasar Ikan Kedonganan, Jimbaran, Bali. EKA JUNI ARTAWANWisatawan di Pasar Ikan Kedonganan, Jimbaran, Bali.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

DENPASAR, KOMPAS.com - Jimbaran Festival (Jimbafest) diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bumi 2016 dengan berbagai kompetisi antara lain "green competition, green selfie, hingga green concert".

Dirut PT Jimbaran Hijau Putu Agung Prianta di Denpasar, Senin mengatakan kegiatan Jimbafest akan diselenggarakan pada 23 April 2016.

"Festival tersebut akan diikuti banjar (dusun) adat se-Jimbaran, kalangan akademisi, komunitas lingkungan, Sekaa Teruna (kelompok pemuda), pelaku wisata dan masyarakat Jimbaran," katanya.

Ia mengatakan acara tersebut diselenggarakan di Alun-Alun Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali dengan lomba warna yang diikuti mulai dari siswa PAUD, SD hingga SMP. Disamping juga garden tour, yakni kegiatan keliling melihat aktivitas kebun hortikultura dan budidaya dalam rumah hidroponik yang ada di lokasi tersebut.

"Pada kegiatan itu juga digelar pasar murah dan kuliner oleh masyarakat Jimbaran," ujar Agung Prianta.

Dalam Jimbaran Festival ini digelar lomba "recycle" kategori SD kelas 4 dan 5, lomba kreasi dari botol plastik bekas dan kertas koran bekas, pidato bahasa Inggris tentang Hari Bumi, dan foto selfie bertema "Aksi Mencintai Lingkungan".

"Festival Jimbaran ini bertujuan untuk menyatukan berbagai elemen yang ada di Jimbaran dalam sebuah kebersamaan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sisi edukasi, kata dia, kegiatan itu melakukan edukasi kepada masyarakat tentang lingkungan serta mengajak untuk melestarikan dan menjaga lingkungan.

Sedangkan dari sisi seni, kata dia, sebagai wadah untuk mengimplementasikan seni dan menyalurkan bakat dan kreatifitas dari berbagai golongan masyarakat setempat. Menjaga kearifan lokal dan kebudayaan Bali serta memperkuat "menyama braya" atau persaudaraan.

"Nilai dari tema yang diangkat yaitu untuk mengajak masyarakat dari segala usia dan kalangan untuk lebih sadar lagi dengan bumi dan lingkungan sekitar melalui suatu kegiatan yang dapat mengajak kita lebih sadar menjaga lingkungan," ucapnya.

Dalam kegiatan ini, penggunaan bahan plastik dihindarkan atau dikurangi. Para peserta membawa botol minumannya sendiri. Untuk pasar murah, semua anjungan tidak boleh menggunakan plastik. Jadi dalam penyajiannya tiap anjungan menggunakan bahan lain yang ramah lingkungan.

Seorang tokoh masyarakat Jimbaran Wayan Sukamta mengatakan warganya menyambut baik pelaksanaan Jimbaran Festival 2016.

Ia mengatakan banyak potensi lokal yang bisa dimunculkan lewat festival yang melibatkan 16 banjar ini, seperti potensi pertanian, kesenian, hingga potensi kuliner setempat.

"Banyak hal bermanfaat dan positif yang bisa didapat masyarakat dari kegiatan festival ini. Semoga festival ini bisa berkelanjutan, berkembang menjadi lebih besar lagi," katanya.

Festival Jimbaran yang baru pertama kali ini diinisiasi oleh PT Jimbaran Hijau antara lain didukung oleh BNI 46, BNN Provinsi Bali, dan berbagai pihak lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.