Bioskop untuk Si Kecil

Kompas.com - 30/03/2016, 08:06 WIB
Bioskop khusus untuk anak yang pertama di Indonesia dan Asia hadir di Lippo Village, Tangerang, Jawa Barat, Kamis (10/3/2016). Konsep dan desain baru dari bioskop yunior ini adalah menonton, bermain, dan belajar. Bioskop ini dilengkapi dengan arena bermain untuk membidik pasar anak-anak usia 3-10 tahun.
KOMPAS/ALIF ICHWANBioskop khusus untuk anak yang pertama di Indonesia dan Asia hadir di Lippo Village, Tangerang, Jawa Barat, Kamis (10/3/2016). Konsep dan desain baru dari bioskop yunior ini adalah menonton, bermain, dan belajar. Bioskop ini dilengkapi dengan arena bermain untuk membidik pasar anak-anak usia 3-10 tahun.
EditorI Made Asdhiana

ANAK-anak menikmati pengalaman menonton film sekaligus bermain dimungkinkan dengan desain bioskop yang dikhususkan bagi mereka. Alhasil, berbagai fasilitas unik pun dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan memuaskan keinginan bermain si kecil.

Awan (32) dan Valin (31), suami istri warga Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2016) sore, tampak gembira menyemangati putra pertama mereka, Abim (2). Abim sibuk mencari dan mencoba memasukkan telur plastik aneka warna ke dalam keranjang kecil yang dipegangnya.

Telur-telur plastik itu sengaja disebar di sejumlah sudut area bermain yang dibangun di lobi masuk bioskop khusus anak Cinemaxx Junior di Maxx Box Lippo Village, Karawaci, Tangerang.

Bagian lobi masuk bioskop khusus anak-anak itu ”disulap” menjadi seolah taman bermain yang dilengkapi sejumlah fasilitas permainan, seperti trampolin, pohon panjat buatan, flying fox, kolam bola, atau perosotan.

Sepanjang 11-27 Maret 2016, bioskop khusus anak itu menetapkan tema permainan ”Berburu Telur Paskah”. Sekitar sejam sebelum film diputar, anak-anak diberi kesempatan bermain dan berlarian sepuasnya.

Bersama Abim, sejumlah anak juga ramai bermain dan berlarian dengan ditemani orangtua atau pengasuh masing-masing.

Selain di lobi masuk, taman bermain juga terdapat di balkon. Beberapa fasilitas permainan, seperti dua kursi gantung berbentuk kantong dan berbahan fiber warna cerah, disediakan.

Selain itu, pada bagian dinding juga disediakan ornamen lingkaran besar warna hijau cerah yang bagian tengahnya bisa ditempeli berbagai hiasan plastik mini bermagnet dengan beragam bentuk, seperti abjad, sayuran, dan buah-buahan.

”Senang akhirnya bisa mengajak anak-anak dan mamanya menonton di bioskop. Sudah lama tidak bisa. Sulit mengajak anak menonton di bioskop biasa,” ujar Awan.

Menurut Awan, anak-anak tak bisa betah duduk tenang di dalam ruang teater besar yang gelap dengan volume suara kencang. Biasanya anak-anak balita itu akan rewel dan menangis minta keluar.

Pengalaman sama juga terjadi pada pasangan Ian (34) dan Hana (33), warga Modern Hill, Karawaci, Tangerang, yang Rabu sore itu mengajak kedua anak mereka, Kanaya (6) dan Al (4), menonton di Cinemaxx Junior.

”Pernah sekali waktu dicoba, malah kami yang merasa enggak enak karena mengganggu penonton lain. Jadi, ya, terpaksa gendong anak ke luar dan tidak jadi menonton,” ujar Ian.

Selain tersedia area bermain, Ian dan istrinya juga senang lantaran mereka tak khawatir anak-anak terluka jika terjatuh atau terbentur. Ian mengatakan, lantai tempat bermain diberi lapisan pengaman berbahan seperti karet empuk.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X