Kompas.com - 05/04/2016, 14:00 WIB
Ikan Anemon bermain di kedalaman 10 meter di Rubiah Jetty Dive Spot, Pulau Weh, Sabang, (2/1/2016). Di lokasi taman karang seluas 500 meter persegi ini telah dibangun miniatur tugu kilometer nol bawah laut oleh Panglima Laot Iboh bersama warga setempat dan tim selam dari Scuba Weh Diving Center, Rubiah Tirta, dan Hore-Hore Dive Club (H2DC) Aceh. SERAMBI / M ANSHARIkan Anemon bermain di kedalaman 10 meter di Rubiah Jetty Dive Spot, Pulau Weh, Sabang, (2/1/2016). Di lokasi taman karang seluas 500 meter persegi ini telah dibangun miniatur tugu kilometer nol bawah laut oleh Panglima Laot Iboh bersama warga setempat dan tim selam dari Scuba Weh Diving Center, Rubiah Tirta, dan Hore-Hore Dive Club (H2DC) Aceh.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan menyelam menggunakan peralatan seperti tabung oksigen dikenal dengan Scuba (Self Contained Underwater Breathing Apparatus) Diving. Namun, ada satu cara lain untuk bisa menikmati pemandangan bawah laut yakni dikenal dengan istilah free diving.

Saat menyelam dengan cara free diving, penyelam hanya menggunakan alat selam dasar seperti masker dan kaki katak (fins) tanpa menggunakan bantuan oksigen. Dengan begitu penyelam hanya mengandalkan kemampuan bernafas sebelum menyelam dengan paru-paru.

Instruktur free dive dari Apnea Bali Free Diving, Galih Jatnika, menyebut kegiatan free dive tergolong kegiatan berbahaya jika tak memiliki pengalaman sebelumnya. Ia menekankan, seseorang yang ingin mencoba free dive harus terlebih dahulu memiliki pengalaman dan informasi sebelum mencoba kegiatan tersebut.

Laki-laki yang telah melakukan kegiatan free dive sejak tahun 2011 tersebut kepada KompasTravel memberikan beberapa tips untuk wisatawan pemula yang ingin mencoba free dive. Simak tips berikut.

Cari tahu tentang free dive

Dalam kegiatan apapun, meriset terlebih dahulu sebelum melakukan adalah hal yang penting. Wisatawan pemula yang ingin mencoba free dive sebaiknya mencari tahu tentang olahraga selam yang tak menggunakan peralatan udara ini.

Selain itu, ada berbagai referensi tentang free dive dalam bentuk buku yang bisa dibaca seperti dengan judul "Manual of Free Dive" karangan Umberto Pelizzari.

Tenang saat berenang

Sebelum mencoba free dive, pastikan telah menguasai teknik-teknik dan terbiasa tenang saat berenang. Ketenangan saat berenang akan membuat rileks saat mencoba free dive.

Kepanikan hanya akan menyebabkan hal berbahaya. Hal tersebut tak akan terjadi saat rileks di dalam air.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X