Kompas.com - 07/04/2016, 14:09 WIB
EditorI Made Asdhiana

SEOUL, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata melalui program promosi "Wonderful Indonesia" memperkenalkan 10 destinasi wisata Indonesia di Korea Selatan.

"Bagi masyarakat Korea, Bali merupakan nama yang populer. Kemenpar mempunyai program 'Beyond Bali' dan kami sudah mempersiapkan daerah-daerah wisata lain. Kami memperkenalkan daerah-daerah ini kepada masyarakat Korea serta menampilkan tarian-tarian daerah," kata Wakil Direktur Misi Penjualan untuk Asia Pasifik Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jordi Paliama, di Seoul baru-baru ini.

(BACA: Kemenpar Bidik 400.000 Wisatawan Korea)

Sepuluh daerah wisata yang dipromosikan oleh Kemenpar adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo dan Semeru (Jawa Timur), Pantai Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur) dan Pulau Morotai (Maluku Utara).

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Sekolah Maritim Suku Bajo di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (8/8/2015).
Menurut Jordi, 10 destinasi wisata ini akan dipecah ke dalam tiga sub bagian yaitu pariwisata golf, pariwisata pesiar, dan pariwisata menyelam.

Jordi menjelaskan, wisatawan dapat mengunjungi tempat-tempat wisata ini lewat tiga pusat wisata yakni Greater Jakarta (Jakarta Raya), Greater Batam (Batam Raya), dan Greater Bali (Bali Raya).

(BACA: April di Jakarta, Nonton Kompetisi Seni Pahat Es ala Festival Korea)

Pemerintah menargetkan jumlah wisatawan Korea di atas 400.000 orang pada 2016. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 11 persen dari target tahun lalu sebesar 360.000 wisatawan.

KOMPAS/DWI AS SETIANINGSIH Para penari caci mempersiapkan diri.
"Jumlah ini belum terlalu besar karena Korea baru mulai pulih dari wabah MERS. Kami optimistis target ini tercapai karena tahun ini warga Korea Selatan mendapatkan pelayanan bebas visa ke Indonesia. KBRI di Seoul mengatakan setiap hari 300 orang mengajukan visa ke Indonesia," ujar Jordi.

Sementara itu, menurut Pendiri Busan Indonesia Center Kim Soo-Il, selama ini masyarakat Korea mengenal Indonesia karena pertumbuhan ekonomi di negara kepulauan terbesar di dunia tersebut di mana banyak perusahaan Korea Selatan yang membuka cabangnya.

"Namun dari segi budaya dan pariwisata, masih banyak warga kami yang buta akan potensi Indonesia," ujar Soo-Il.

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Warga menyewakan jasa kuda untuk naik ke Gunung Bromo di Probolinggi, Jawa Timur, Minggu (13/11/2011). Gunung Bromo merupakan gunung api aktif yang ada di kaldera Tengger. Gunung ini menjadi tujuan wisatawan dalam maupun mancanegara.
Oleh karena itu, upaya memperkenalkan tujuan wisata Indonesia, selain Bali, kepada masyarakat Korea Selatan terus digalakkan oleh Kemenpar melalui berbagai kegiatan yang antara lain adalah promosi langsung melalui program "Wonderful Indonesia".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Jalan Jalan
Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Travel Tips
Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Travel Update
Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Jalan Jalan
Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Travel Update
Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Travel Update
Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Jalan Jalan
6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.