Kompas.com - 09/04/2016, 12:36 WIB
EditorI Made Asdhiana

DENGAN panjang garis pantai 2.333 kilometer dan sebaran 282 pulau, Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki banyak potensi destinasi wisata bahari. Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika merupakan salah satu potensi yang berpeluang besar dikembangkan bersama sembilan destinasi wisata prioritas di Indonesia.

Kawasan seluas 1.035 hektar di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, itu memiliki beberapa pantai menawan yang perawan, seperti Pantai Kuta, Pantai Seger, dan Tanjung Aan.

Ombak besar di pantai-pantai itu cocok untuk selancar, alam bawah lautnya yang indah berpotensi untuk wisata penyelaman. Kawasan hutan dan tradisi mencari cacing nyale yang lekat dengan legenda Putri Mandalika cocok untuk ekowisata.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Amin, di Mataram, mengatakan, setelah macet 25 tahun, perkembangan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika pesat pada tahun ini karena mendapatkan perhatian khusus Presiden Joko Widodo.

KOMPAS/LASTI KURNIA Wisatawan berlatih menyelam di sebuah kolam renang milik sebuah operator selam di Pulau Gili Trawangan, Lombok, Kamis (4/2/2016). Gili Trawangan adalah pulau dengan kunjungan wisata tertinggi diantara Pulau Gili lainnya yaitu Gili Air dan Gili Meno dan menjadi andalan wisata di Nusa Tengara Barat.
Pemerintah pusat sudah mengucurkan dana Rp 250 miliar dan menjanjikan tambahan Rp 1,8 triliun untuk pembangunan infrastruktur dan menarik investor masuk.

Selain Hotel Pullman yang sedang dibangun, di kawasan itu akan dibangun 100 hotel. Total investasi yang akan masuk ke kawasan itu Rp 37 triliun.

Jika sudah beroperasi, kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, kawasan itu diharapkan bisa menarik 1 juta wisatawan mancanegara (wisman). Ini berarti akan memberikan pemasukan bagi negara sekitar 1 miliar dollar AS (Rp 14 triliun) per tahun.

Selain Mandalika, NTB pun memiliki banyak pulau kecil atau gili dengan potensi wisata bahari yang besar. Contohnya Gili Trawangan, Meno, dan Air yang menjadi salah satu primadona destinasi wisata NTB.

KOMPAS/LASTI KURNIA Wisatawan bersantai di Pulau Gili Trawangan, Lombok, Kamis (4/2/2016). Gili Trawangan adalah pulau dengan kunjungan wisata tertinggi di antara Pulau Gili lainnya yaitu Gili Air dan Gili Meno dan menjadi andalan wisata di Nusa Tengara Barat.
Sejak didatangi wisatawan pada 1986, industri pariwisata di tiga gili ini berkembang pesat. Wisatawan yang datang hampir 98 persen adalah wisman.

”Jumlah wisatawan yang menyelam di gili tiap tahun mencapai 72.000 orang atau 200 orang per hari,” ujar Ahmad Rifai, pengelola PT Blue Marlin Dive.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.