Kompas.com - 15/04/2016, 14:37 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

KompasTravel mencoba hidangan paling favorit dari Martabak Boy, yaitu martabak delapan rasa dengan kulit green tea. Topping Silver Qween, crackers, Ovomaltin, cokelat kacang, Timtam, keju, Kitkat, Oreo Gold pun menutupi hijaunya adonan.

Lembutnya kulit martabak dengan sensasi matcha yang sedikit pahit, dan lengketnya topping bercampur di mulut. Adonannya memang tidak garing, tapi sangat lembut, dengan diameter 22 centimeter untuk yang mini dan 26 untuk yang porsi besar.

Arief menjamin kualitas martabaknya, ia mengatakan bahwa jika disimpan satu hari satu malam martabaknya masih akan tetap lembut. Resep dan teknik memasak yang sudah ia pelajari selama tiga bulan lah yang menjadi kunci kenikmatannya. Ia sendiri merupakan maniak martabak sejak masih di bangku sekolah.

“Saya jamin kualitas martabaknya, bukan hanya dari rasa toppingnya saja, tapi semuanya menggunakan bumbu dan teknik yang sudah saya pelajari,” ujar Arief.

Kedai Martabak Boy sendiri banyak digemari oleh kalangan anak muda. Di hari Sabtu dan Minggu malam kedainya dipadati muda mudi yang berkumpul di taman yang lebih akrab dengan sebutan taman KB tersebut. Tak heran lokasinya selain strategis, dekat pusat keramaian juga dekat dengan beberapa sekolah menengah atas dan universitas ternama di Semarang.

Salah satu keunggulannya ialah menghadirkan berbagai macam topping premium dengan harga yang terjangkau, sesuai dengan penikmatnya yaitu anak muda seperti mahasiswa dan pelajar. Satu loyang 22 centimeter martabak dengan delapan rasa, dapat dibeli dengan harga Rp 28.000 saja, sedangkan untuk yang 12 rasa Rp 75.000.

Selain martabak manis, ia juga menyediakan martabak telur atau asin, dengan bumbu rempah yang ia buat sendiri. Untuk satu porsi martabak telur dengan daging sapi black papper dan keju mozarella ditawarkan dengan harga Rp 50.000.

Ketika bubuk rempah martabak tersebut dibuka, wangi jintan hitam bercampur rempah lainnya menyeruak di hidung. Ia mengatakan bumbu itulah yang menjadi kunci kelezatan martabak telur andalannya. Dagingnya pun dipotong besar dan dimasak menggunakan bumbu black papper sebelumnya.

Buka mulai pukul 16.00 WIB dalam sehari kedai ini menjual sekitar 30 loyang hingga waktu tutupnya pukul 23.00 WIB. Bagi pelanggan yang membeli akan mendapatkan voucher dari si Boy, setelah terkumpul 10, voucher tersebut dapat ditukarkan dengan martabak green tea coklat.

Bagi yang berminat, cobalah menyusuri kios-kios jajanan makanan di taman KB. Kedainya yang menghadap taman dan Kantor Gubernur Jawa Tengah, serta membelakangi SMK.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

Jalan Jalan
Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Jalan Jalan
Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Travel Update
Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Travel Update
Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Travel Update
Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Travel Update
Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Travel Update
Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Travel Update
Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Travel Update
Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Jalan Jalan
Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Travel Tips
Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Travel Update
Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Travel Update
Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Travel Update
Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.