Kompas.com - 20/04/2016, 07:15 WIB
Asiang sedang menyiapkan pesanan untuk para tamu. Warung Kopi Asiang berlokasi di Jalan Merapi, Pontianak, Kalimantan Barat. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAAsiang sedang menyiapkan pesanan untuk para tamu. Warung Kopi Asiang berlokasi di Jalan Merapi, Pontianak, Kalimantan Barat.
|
EditorI Made Asdhiana

PONTIANAK, KOMPAS.com - Wahai para penikmat kopi, jika Anda datang ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tak perlu risau menyalurkan hasrat minum kopi di kota ini. Warung kopi bertebaran di Kota Khatulistiwa dan selalu ramai pengunjung.

Salah satu yang unik adalah Kopi Asiang di Jalan Merapi, Pontianak. "Kalau datang ke Pontianak, cobalah minum kopi di Warung Kopi Asiang. Unik, karena penjualnya tanpa baju, hanya bercelana pendek," kata Victor, seorang kawan di Pontianak, Rabu (13/4/2016).

Penasaran, Kamis (14/4/2016) pagi, KompasTravel bersama Ari dari Viva.co.id mencari Jalan Merapi. Jika Anda menginap di Hotel Santika Pontianak mencari Jalan Merapi sangat mudah. Anda tinggal menyeberang Jalan Diponegoro dan susuri arah kanan untuk mencari Jalan Merapi.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Asiang sedang menyiapkan kopi untuk para pembeli. Warung Kopi Asiang terletak di Jalan Merapi, Pontianak, Kalimantan Barat. Uniknya, Asiang melayani pembeli tidak mengenakan baju. Hanya bercelana pendek.
Ketemu Jalan Merapi, berjalanlah ke dalam. Sekitar 300 meter mata Anda akan menatap ramainya pengunjung duduk di pinggir jalan sambil meminum kopi. Itulah Kopi Asiang.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kopi hitam di Warung Kopi Asiang, Pontianak, Kalimantan Barat.
Yang paling mencolok, jelas penjualnya. Badannya tinggi besar, berkepala pelontos, bertato di badan dan paling jelas, ini yang membuat pengunjung takjub, tidak memakai baju! Cuma mengenakan celana pendek.

Itulah Asiang (62), pemilik warung kopi ini. Tanpa ekspresi, kalau bisa dibilang terkesan sangar, Asiang begitu sibuk melayani pembeli.

Tangan kiri dan kanannya tak pernah berhenti bergerak. Tangannya dengan cekatan menuangkan air ke sebuah wajan besar, meracik kopi, menyiapkan gelas atau cangkir, mengisi susu dan menuangkannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tangan kiri dan kanan Asiang terlihat gesit bergerak. Untuk menyajikan kopi, Asiang mengangkat tangan kirinya tinggi-tinggi ketika menuangkan kopi ke cangkir atau gelas. Sementara tangan kanan tak kalah sibuk mengaduk dan menyaring bubuk kopi berkali-kali yang dituangkan ke dalam teko.

Kesibukan Asiang merupakan hiburan tersendiri bagi para pengunjung yang baru pertama kali mampir di Warung Kopi Asiang ini. Asiang irit bicara, banyak kerja.

Sekali-kali suaranya menggelegar, "Meja itu sudah belum?" Maksudnya tamu di meja itu sudah dilayani atau belum.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kopi susu dan aneka kue yang disajikan di Warung Kopi Asiang, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (14/4/2016).
Harap diingat, Warung Kopi Asiang buka pukul 04.00 hingga 13.00. "Kalau pagi, orang habis olahraga pasti mampir ke Asiang untuk minum kopi," kata Daniel, warga Pontianak yang sudah bertahun-tahun selalu menyempatkan diri mampir ke Warung Kopi Asiang.

Daniel menambahkan, kalau ada pejabat penting datang, para pengawal sudah datang terlebih dahulu untuk mengantisipasi keadaan.

Kalau Anda mampir ke Warung Kopi Asiang, pelayanan secara otomatis menanyakan, "Mau kopi hitam atau kopi susu?" atau "Mau kue atau telor?"

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pengunjung Warung Kopi Asiang, Jalan Merapi, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (14/4/2016).
Semakin waktu bergerak, pengunjung Warung Kopi Asiang justru semakin bertambah. Asiang yang tanpa bicara dengan mimik serius tetap bekerja meracik kopi, menambah air untuk dipanasi, mengambil cangkir atau gelas.

Pengunjung pun datang silih berganti.  Mereka terlihat santai dan bebas berbincang-bincang mengenai topik apa saja. Ada yang membawa teman, relasi atau bersama keluarga. Semuanya tumpah ruah di warung yang setiap pagi dipenuhi pengunjung itu.

Harga yang dipatok Warung Kopi Asiang bervariasi. Kopi hitam Rp 5.000, kopi susu Rp 7.000. Sedangkan untuk aneka kue seperti kue pisang, roti tawar, kue apem dihargai Rp 3.000. Kecuali roti selai Rp 5.000.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pengunjung Warung Kopi Asiang, Jalan Merapi, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (14/4/2016).
Asiang mengaku setiap hari menghabiskan 10 kilogram kopi untuk sekitar 300 gelas dalam melayani pembeli yang mampir ke warungnya.

Setiap pengunjung yang keluar masuk warungnya, Asiang seakan-akan tak peduli. Lelaki berkepala pelontos ini tetap sibuk bekerja, mengaduk, menyaring dan menuangkan kopi sesuai pesanan yang disampaikan pelayan warung.

Kadang-kadang pengunjung pasti berpikir, kapan Asiang ke belakang, katakanlah untuk ke toilet barang sejenak.

Pasalnya, sulit menemukan Asiang dalam situasi santai. Tangannya terus sibuk bekerja.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Asiang sibuk melayani pembeli. Warung Kopi Asiang terletak di Jalan Merapi, Pontianak, Kalimantan Barat. Warung Kopi Asiang selalu diramaikan pembeli yang datang dari berbagai kalangan.
Kadang-kadang saja, sambil sibuk menyiapkan kopi, Asiang menoleh kepada tamu yang sudah membayar sambil mengucapkan, "Kamsia..."

Selanjutnya, Asiang kembali sibuk mengaduk, menyaring, dan menuangkan kopi...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Jalan Jalan
Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Travel Update
Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Travel Update
Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Jalan Jalan
Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Travel Update
4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

Jalan Jalan
Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Travel Update
Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Travel Update
7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

Travel Tips
Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Travel Update
Rute dan Aktivitas Wisata di Pantai Pasir Putih PIK 2

Rute dan Aktivitas Wisata di Pantai Pasir Putih PIK 2

Travel Tips
Sandiaga Bakal Sediakan Program Staycation untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Daerah

Sandiaga Bakal Sediakan Program Staycation untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Daerah

Travel Update
Dear Pemuda, Berani Coba 7 Aktivitas Ekstrem di Bali Berikut?

Dear Pemuda, Berani Coba 7 Aktivitas Ekstrem di Bali Berikut?

BrandzView
Perajin Anyaman di Desa Wisata Arborek Papua Barat Kehilangan Pembeli Akibat Pandemi

Perajin Anyaman di Desa Wisata Arborek Papua Barat Kehilangan Pembeli Akibat Pandemi

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.