Kapan Waktu Terbaik Berlibur ke Pesisir Selatan?

Kompas.com - 20/04/2016, 16:08 WIB
Wisatawan menikmati terbenamnya matahari di antara pulau-pulau kecil, dari Bukit Langkisau, Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaWisatawan menikmati terbenamnya matahari di antara pulau-pulau kecil, dari Bukit Langkisau, Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
|
EditorI Made Asdhiana

PAINAN, KOMPAS.com – Kabupaten Pesisir Selatan di Sumatera Barat menyuguhkan banyak alternatif wisata, di antaranya Pantai Carocok Painan, kawasan Mandeh, Pulau Cingkuak, Bukit Langkisau, dan masih banyak lagi. Banyaknya pilihan tersebut, tentu dapat menjadikan pilihan yang tepat untuk mengisi akhir pekan Anda.

Untuk menikmatinya tentu perlu waktu terbaik berlibur ke Pesisir Selatan. Dengan perhitungan yang matang, wisatawan akan dapat menikmati berbagai pengalaman terbaik saat menjelajahi pesona wisata Pesisir Selatan tersebut.

Kepala Bidang Kepariwisataan, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Armaini mengatakan, hal utama yang perlu dipertimbangkan ialah cuaca dan agenda kegiatan menariknya.

“Berhubung Pesisir Selatan didominasi kawasan wisata maritim, maka harus memperhatikan cuaca,” ujar Armaini kepada KompasTravel, saat persiapan Festival Langkisau 2016, Kamis (14/4/2016).

Waktu yang tepat

Menurut Armaini, menghindari musim hujan adalah pilihan yang terbaik. Di kawasan wisata maritim yang mendominasi Pesisir Selatan, jika terjadi hujan sangat besar dikhawatirkan disusul oleh badai.

Ketika hujan besar, ombak pun akan menjadi tinggi dan berbahaya bagi wisatawan yang sedang menikmati keindahan laut Pesisir Selatan.

Ia menambahkan, selain karena didominasi oleh wisata maritim, beberapa atraksi wisata di Pesisir Selatan pun sensitif terhadap musim hujan yang lebat. Seperti paralayang di Bukit Langkisau hanya dapat dicoba jika cuaca cerah, karena berkaitan dengan keselamatan.

“Kalau musim hujan deras tidak bisa diving karena air rada keruh. Air hujan yang turun dari perbukitan sekitar Mandeh masuk langsung ke laut. Terutama saat musim hujan pada Februari dan Maret,” ujar Armaini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X