CEO Grup Kompas Gramedia Berbagai Ilmu Cara Kelola Hotel

Kompas.com - 22/04/2016, 07:20 WIB
CEO Kompas Gramedia Group Lilik Oetama (kiri) saat menjadi narasumber di seminar acara Rakernas PHRI, Nusa Dua, Bali, Kamis (21/4/2016). KOMPAS.COM/SRI LESTARICEO Kompas Gramedia Group Lilik Oetama (kiri) saat menjadi narasumber di seminar acara Rakernas PHRI, Nusa Dua, Bali, Kamis (21/4/2016).
|
EditorI Made Asdhiana

NUSA DUA, KOMPAS.com - Chief Executive Officer (CEO) Grup Kompas Gramedia (KG), Lilik Oetama berbagi ilmu terkait pengelolaan hotel yang baik khususnya kelas bintang 4 dan 5. Hal ini disampaikan saat menjadi pembicara dalam seminar pada Rakernas PHRI 2016 di Nusa Dua, Bali, Kamis (21/4/2016).

"Saat saya dipercaya sebagai pimpinan di hotel Santika (Direktur Eksekutif Santika Indonesia Hotels & Resorts) pada tahun 2005, waktu itu jumlah hotel masih 14. Saya dikasih target oleh CEO kami waktu itu untuk dalam sepuluh tahun menjadi 100 hotel," kata Lilik.

Dia berharap pada tahun 2016 ini akan mencapai target. Sementara saat ini Grup Santika sudah mencapai 94 hotel. "Metode yang waktu itu saya rembuk dengan teman-teman, saya punya tim di kantor. Saya bilang, bahwa kita punya target," tuturnya di hadapan peserta.

Kemudian Lilik mengatakan bahwa Hotel Santika yang dimulai pada tahun 1981 dengan memiliki 14 hotel akhirnya mencapai 94 hotel pada tahun 2016.

Hal lainnya yang dipaparkan Lilik adalah peran investor juga penting dan hingga saat ini cukup menguntungkan. Selain itu, dalam pengelolaan hotel juga diperlukan tim pemasaran yang andal.

Terkait marketing atau pemasaran hotel, lanjut Lilik, mengubah strategi marketing tradisional menjadi marketing yang modern yaitu melalui online dengan sistem IT yang efektif, praktis dan canggih.

"Mengenai material, bahwa konsep yang kita buat bahwa material yang kita dapatkan adalah material lokal. Kita tidak pernah mendatangkan dari luar negeri, selain untuk support produk lokal, karena kita akan ada di seluruh Indonesia, maka akan susah jika tidak menggunakan material lokal," ujarnya.

Dalam seminar ini, juga hadir nara sumber lainnya seperti Budi Tirtawisata (CEO Panorama Group), Suardana Iwantono (pemilik pondok wisata, homestay dan vila).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Charter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Charter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X