Berhasil Capai Puncak Gunung Agung, Willem Lanjut Jajal Gunung Batur

Kompas.com - 02/05/2016, 13:03 WIB
Bibir kawah di puncak Gunung Agung (3.142 mdpl), Bali, Kamis (6/10/2011). Gunung stratovolcano ini terakhir meletus dahsyat 1963 menelan korban jiwa 1.148 orang. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Bibir kawah di puncak Gunung Agung (3.142 mdpl), Bali, Kamis (6/10/2011). Gunung stratovolcano ini terakhir meletus dahsyat 1963 menelan korban jiwa 1.148 orang.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KARANGASEM, KOMPAS.com — Pendaki maraton gunung solo, Willem Sigar Tasiam (58) melanjutkan ekspedisinya menaklukkan 50 gunung dalam 40 hari. Usai turun dari Gunung Agung, Karangasem, Bali, Senin (2/5/2016) pagi, Willem langsung menjajal Gunung Batur pada siang nanti.

Willem tiba di kaki Gunung Agung pada Minggu (1/5/2016) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Rencananya, dia akan mulai mendaki pukul 02.00 dini hari. Namun, Willem memutuskan untuk langsung mendaki malam itu juga.

"Istirahat nanti saja di atas, daripada nunggu sampai pukul 02.00 (siang)," tutur Willem saat itu.

Ini adalah kali kedua pendakian Willem dimulai lebih cepat dari jadwal. Salah satunya pendakian Gunung Rinjani (Lombok, NTB) dua hari lalu. Perbekalan Willem sama seperti biasanya, yakni raincoat, flysheet, headlamp, air mineral, juga makanan seperti sandwich.

Kompas.com/Sastri WIllem Sigar bersama tim ekspedisi Jelajah Tanpa Batas tiba di Bali, Minggu (1/5/2016).

Willem memulai pendakian pukul 21.40 Wita. Pendakian Gunung Agung biasanya dimulai dari Pura Besakih. Namun, Willem memilih naik dari Pura Pasar Agung karena, menurut dia, akan menghemat lebih banyak waktu.

"Pukul 11.52 tidur dulu di perjalanan, start lagi ke puncak pukul 04.54," tuturnya.

Willem tiba di puncak Gunung Agung (3.142 mdpl) pukul 07.30 Wita. Usai istirahat dan mengabadikan momen di puncak, ia kembali turun pada pukul 08.30 Wita.

"Puncak cerah, Gunung Batur terlihat jelas. Tidak ada hambatan berarti, kecuali sandwich dicuri monyet. Pisang juga dicuri monyet," kisahnya.

Sasri/Kompas.com Tim membuka tenda di kaki Gunung Agung, Bali.
Ia tiba kembali di base camp Pura Pasar Agung sekitar pukul 10.50 Wita. Perjalanan langsung berlanjut ke Kintamani. Rencananya, Willem akan mendaki Gunung Batur pada siang ini.

Gunung Agung adalah gunung suci bagi umat Hindu Bali. Gunung yang terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, ini punya kawah besar yang terkadang mengeluarkan asap. Masyarakat Hindu Bali percaya, Gunung Agung adalah tempat bersemayamnya para dewa.

Willem dijadwalkan mendaki dua gunung di Bali sekaligus dalam satu hari, yakni Gunung Agung (Karangasem) dan Gunung Batur (Bangli). Gunung lain yang juga akan didaki di Bali adalah Gunung Batukaru (Tabanan). 

Ikuti kisah perjalanan pelari Willem Sigar di liputan khusus Kompas.com pada laman "Ekspedisi Alam Liar - 50 Gunung 40 Hari". Tim Kompas.com akan mengikuti perjalanan Willem mendaki 50 gunung secara lari maraton dalam 40 hari. 

Perjalanan menuju kaki gunung ditempuh dengan jalan darat menggunakan mobil Nissan All New Navara. Ekspedisi ini juga didukung oleh Pertamina dan Eiger.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X