Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/05/2016, 23:38 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

SLEMAN, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kunjungan wisatawan pada libur panjang akhir pekan mulai Kamis (5/4/2016) hingga Minggu (8/4/2016) mencapai lebih dari 50 ribu orang.

"Libur panjang akhir pekan ini, destinasi wisata di Sleman kami perkirakan akan dibanjiri wisatawan dari dalam dan luar negeri," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Selasa (2/5/2016).

Menurut dia, target tersebut didasarkan pada libur panjang akhir pekan saat Paskah bulan lalu.

"Kunjungan wisata saat libur Paskah tahun ini sejumlah 74.199 wisatawan. Mereka terdiri dari 72.851 wisatawan nusantara dan 1.348 wisatawan manca," katanya.

Ia mengatakan, destinasi wisata yang paling banyak diminati di Sleman yakni Kaliurang, Lava Tour Merapi, Monumen Jogja Kembali, Museum Gunungapi Merapi, Candi Prambanan dan sejumlah obyek lain.

"Jelang libur panjang akhir pekan, objek wisata tersebut sudah siap menyambut pengunjung dengan berbagai paket wisata menarik," katanya.

Ayu mengatakan, keberadaan destinasi wisata di Sleman kini semakin beraneka ragam dengan kehadiran Sindu Kusuma Edupark, Agrowisata Bumi Merapi, dan Jogja Bay.

"Selain itu, desa wisata juga siap menerima tamu dengan tawaran berbagai kegiatan dan paket atraksi masing-masing. Biasanya kegiatan wisata di desa wisata melibatkan para pengunjung supaya aktif. Di sana juga tawaran tinggal di homestay," katanya.

Ia mengatakan, keberadaan wisata di Sleman masih tetap diminati oleh masyarakat meski kini destinasi wisata di DIY semakin bervariasi. Bahkan Disbudpar Kabupaten Sleman tidak khawatir dengan keberadaan destinasi wisata di kabupaten tetangga seperti yang ada di Gunung Kidul yang semakin menggeliat.

"Kami tidak perlu khawatir, karena destinasi wisata di Sleman biasanya dijadikan satu paket dengan yang ada di Gunung Kidul. Apalagi wisata Candi Prambanan, Kaliurang dan Merapi seolah sudah menjadi wisata wajib bagi para wisatawan," katanya. (Antara/Victorianus Sat Pranyoto)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Sumber ANTARA
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+