Kompas.com - 06/05/2016, 12:00 WIB
Rendang, makanan favorit di Restoran Padang.
 KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMANRendang, makanan favorit di Restoran Padang.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

LONDON, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat, Maroko bekerja sama dengan Restoran Naga, salah satu restoran yang menyajikan kuliner Asia di Maroko menyelenggarakan Festival Makanan Indonesia selama Mei 2016.

Pelaksana Fungsi Politik, Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Rabat, Ramzy Kasrim kepada Antara London, Rabu menyebutkan Restoran Naga merupakan salah satu restoran yang menyajikan kuliner Asia dan sering dikunjungi oleh warga setempat.

Pada pembukaan acara promosi kuliner Indonesia juga digelar pertunjukan seni tari topeng bujuh dan tari legong, yang menarik perhatian undangan yang terdiri dari masyarakat Maroko, komunitas diplomatik, komunitas asing, para pejabat, dan undangan lainnya yang memenuhi tenda sebelum memasuki restoran dan mencicipi berbagai hidangan Indonesia.

Dalam sambutannya, Dubes RI untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania Syarief Syamsuri menyampaikan festival tersebut merupakan bentuk promosi Indonesia kepada masyarakat Maroko yang selama ini merupakan salah satu prioritas kerja KBRI.

Selama berlangsungnya festival, Restoran Naga menyajikan menu rendang, sate ayam, sate lilit, gado-gado dan berbagai makanan Indonesia lainnya.

Dalam rangka menjamin keaslian cita rasa makanan tersebut, chef Naga mengikuti latihan yang diadakan chef Wisma Dubes Indonesia di Rabat, Etty Sofiani. (Antara/Zeynita Gibbons)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber ANTARA
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X