Kompas.com - 07/05/2016, 15:03 WIB
Gereja Tugu (GPIB Tugu) di Kampung Tugu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (17/10/2015). Gereja Tugu dan lonceng (slavenbel) yang dibuat pada abad ke-17 merupakan peninggalan Portugis yang masih tersisa di Kampung Tugu. KOMPAS/DENTY PIAWAI NASTITIEGereja Tugu (GPIB Tugu) di Kampung Tugu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (17/10/2015). Gereja Tugu dan lonceng (slavenbel) yang dibuat pada abad ke-17 merupakan peninggalan Portugis yang masih tersisa di Kampung Tugu.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Portugis yang sempat "menduduki" Indonesia ternyata masih meninggalkan kebudayaan-kebudayaan khasnya. Mulai dari budaya Portuguese Folk Dance, kuliner egg tart, pindang seran, hingga arsitektur gereja klasik khas Portugis bisa kita nikmati saat ini.

Anda bisa menemukannya tak hanya di daerah yang pernah diduduki Portugis, seperti Jepara, dan Nusa Tenggara Timur, di Jakarta pun bisa.

Di ibu kota juga terdapat “Portuguese Settlement” yang kaya akan warisan budaya & kuliner ala Portugis. Di Kampung Tugu, Koja, Jakarta Utara, tepatnya terdapat permukiman keturunan Portugis. Konon penduduk di sana merupakan keturunan bangsa Portugis yang dibawa ke Batavia sebagai tawanan perang VOC Belanda.

Berbagai kebudayaan khas masih berkembang, citarasa kuliner Portugis pun dapat Anda cicipi dan pelajari di sana. Untuk melestarikan sekaligus mengangkat kembali keunikan di sana Jakarta Food Adventure mengadakan kegiatan jelajah budaya Portugis di Kampung Tugu, yang akan diselenggarakan Minggu, 8 Mei 2016.

Acara yang bertemakan “Explore Portuguese Village Kampung Tugu” ini akan memandu wisatawan mengeksplorasi berbagai “Mardijker Heritage” di Kampung Tugu. Mulai dari mengunjungi Gereja Tugu yang bersejarah, beramah tamah dengan Keluarga Besar Tugu, dan menikmati 10 macam kuliner ala Portugis Kampung tugu.

“Wisatawan bisa mencicipi hidangan khas mulai dari makanan ringan hingga masakan istimewa yang dibuat secara home made, tentu tidak dapat ditemukan di hari biasa,” ujar Ira selaku penyelenggara saat dihubungi KompasTravel, Sabtu (7/5/2016).

Tak hanya menikmati kulinernya, wisatawan yang ikut pun akan belajar membuat beberapa hidangan khas seperti Portuguese Egg Tart and Pindang Serani, dalam demo masak.

Bagi yang penasaran dengan kebudayaannya, Ira mengatakan dalam acara tersebut juga akan menampilkan Kerontjong Toegoe yang sangat legendaris dan sering tampil di perhelatan acara kenegaraan. Masih ada lagi, wisatawan pun berkesempatan untuk belajar Portuguese Folk Dance disana.

Tur yang akan dipandu guide profesional juga pecinta kuliner ini termasuk dalam kegiatan “Charity Walking Tour”, dimana hasil dari kegiatan in akan di donasikan ke Panti Sosial Perlindungan Bhakti Kasih, di Jaan Raya Tugu Semper, Jakarta Utara.

Pendaftaran akan dikenakan tiket Rp 250.000 sudah termasuk guiding service, konsumsi masakan khas Kampung Tugu, demo masak, pertunjukan keroncong, belajar tarian, dan donasi. Sayangnya pendaftar hanya dibatasi untuk 35 orang saja, jadi siapa cepat dia dapat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.