Kompas.com - 09/05/2016, 11:03 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com — Saus kacang tersiram di atas sayuran segar gado-gado khas Kampung Tugu, Jakarta. Namun, tampaknya ada rasa asam yang berbeda di hidangan khas tersebut.

Tak hanya Betawi yang memiliki hidangan gado-gado. Di pinggiran kota yang masih dalam lingkup Jakarta memiliki ciri khas gado-gado sendiri dari resep turun-temurun.

Kampung Tugu, yang berlokasi di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, memang memiliki kebudayaan khas lokal setempat, termasuk kulinernya. Hal ini karena nenek moyang mereka adalah orang Portugis. Sejak tahun 1661, bangsa Portugis menetap di kawasan ini.

Salah satu yang diwariskan dalam bentuk kuliner ialah gado-gado khas Kampung Tugu. Gado-gado ini seakan menggambarkan akulturasi yang terjadi kala itu.

Rosalia, salah satu warga Kampung Tugu yang juga penggiat masakan khas daerah tersebut, mengatakan, resep gado-gado Tugu merupakan turunan dari nenek moyangnya.

“Resep warisan nenek moyang kita (masyarakat Kampung Tugu), makanya kalau seluruh warga sini bikin, pasti serempak resepnya sama,” ujarnya kepada KompasTravel saat mencicipi hidangan tersebut dalam kegiatan Charity Walking Tour dari Jakarta Food Adventure, Minggu (8/5/2016).

Ia memaparkan berbagai perbedaan resep antara gado-gado Jakarta atau Betawi dengan gado-gado Kampung Tugu. Pertama, gado-gado resep Kampung Tugu bumbunya menggunakan tambahan santan, kencur, dan kemiri. Santan dan kemiri digunakan agar lebih gurih.

Adapun sayuran yang digunakan juga unik, lazimnya gado-gado menggunakan kangkung, tetapi ini menggunakan bayam. Selain bayam, sayuran lainnya, seperti kacang panjang, tauge, wortel, dan yang lainnya direbus. Namun, hanya sayur kol yang dibiarkan mentah untuk menimbulkan tekstur renyah.

Berbagai sayuran itu pun diberi cuka masak agar menghasilkan rasa asam yang meresap. Namun, bukan seperti sayur basi karena tidak mengeluarkan bau.

Gado-gado sendiri pada umumnya hanya menggunakan jeruk nipis atau limo. Menurut Rosalia, jeruk tersebut hanya kuat di aromanya, tetapi asamnya masih kalah dengan cuka.

“Nenek moyang kami memang suka dengan perpaduan pedas, manis, dan asam dari cuka,” ujar Rosalia.

Untuk penyajiannya, sayuran dengan saus kacangnya tidak diaduk menjadi satu. Saus kacang disiram di atas sayuran yang sudah tertata, lalu diberikan potongan-potongan telur rebus, tahu, dan kentang. Hidangan tersebut wajib disajikan saat perayaan pernikahan, syukuran adat, dan yang lainnya bersama pindang serani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Travel Update
Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.