Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/05/2016, 05:21 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Penulis

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Pendaki gunung maraton solo, Willem Sigar Tasiam (58) kembali mendaki Gunung Penanggungan, Jawa Timur, Selasa (10/5/2016) pukul 03.00 WIB. Ia berharap bisa melihat pemandangan Gunung Arjuno dan Welirang dari Puncak Gunung Penanggungan.

"Ini baru keempat kali ke Penanggungan. Selalu ketutup kabut tiga kali. Dulu nungguin matahari terbit satu jam gak kelihatan," kata Willem saat tiba di titik awal jalur pendakian Gunung Penanggungan, Senin (9/5/2016) malam.

Ia menceritakan tiga pendakian Gunung Penanggungan sebelumnya dilakukan bukan pada musim hujan. Tiga pendakian Gunung Penanggungan sebelumnya Willem lakukan pada tahun 2012, 2013, dan 2015.

"Dulu tahun 2014 ke Gunung Penanggungan pas pendakian 40 gunung 32 hari. Mudah-mudahan dapat bisa lihat Arjuno Welirang," ujar Willem.

Gunung yang juga dikenal dengan nama Pawitra bisa didaki melewati tiga jalur yakni Jalur Desa Tamiajeng, Desa Jolotundo, dan Desa Ngoro di Mojokerto. Gunung yang berketinggian 1.653 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini terletak di perbatasan Pasuruan dan Mojokerto.

Selama Ekspedisi Jelajah Tanpa Batas 50 Gunung 40 Hari, Willem mendaki menggunakan ransel merek Eiger. Willem juga pergi mengunjungi desa terakhir batas pendakian gunung-gunung menaiki Nissan Navara dengan menggunakan bahan bakar Pertamina Dex.

Sebelumnya, Willem Sigar melakukan pendakian secara maraton mulai dari Nusa Tenggara Timur, yaitu Gunung Kelimutu dan Gunung Inerie, lalu dilanjutkan Gunung Tambora dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat. Misinya adalah menyelesaikan 50 gunung dalam 40 hari, terhitung sejak Selasa (26/4/2016).

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Pendaki tengah melakukan registrasi di Posko Pendakian Gunung Penanggungan Jalur Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (10/5/2016) pukul 00.10 WIB.
Ia kemudian melakukan perjalanan darat menyeberang Pulau Bali dan mendaki Gunung Agung, Gunung Batur, Gunung Catur, dan Gunung Batukaru.

Perjalanan dilanjutkan menyeberang ke Pulau Jawa. Gunung pertama yang didaki di Pulau Jawa adalah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Kemudian disusul gunung lainnya di Jawa Timur yaitu Gunung Raung, Gunung Argopuro dan Gunung Semeru.

Ikuti kisah perjalanan pelari Willem Sigar di liputan khusus Kompas.com pada laman "Ekspedisi Alam Liar - 50 Gunung 40 Hari". Tim Kompas.com akan mengikuti perjalanan Willem mendaki 50 gunung secara lari maraton dalam 40 hari.

Perjalanan menuju kaki gunung ditempuh dengan jalan darat menggunakan mobil Nissan All New Navara. Ekspedisi ini juga didukung oleh Pertamina dan Eiger.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com