Kompas.com - 15/05/2016, 12:10 WIB
Sekumpulan hiu paus bergerombol mengitari perahu-perahu tradisional yang membawa pengunjung di Pantai Botubarani, Bone Bolango, Gorontalo, Kamis (14/4/2016). Kompas/Ichwan SusantoSekumpulan hiu paus bergerombol mengitari perahu-perahu tradisional yang membawa pengunjung di Pantai Botubarani, Bone Bolango, Gorontalo, Kamis (14/4/2016).
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemunculan belasan hiu paus (whale shark) di perairan Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo menjadi daya tarik wisata bahari.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (14/5/2016), menyebutkan ribuan pengunjung tiap hari memadati perairan di desa itu untuk menyaksikan hiu paus tutul atau hewan bernama latin Rhincodon typus itu.

Menurut dia, kemunculan hiu paus saat ini sedang menjadi bahan perbicangan penggemar wisata bawah laut.

"Para penyelam pun sangat ingin berpose di dekat 'whale shark' itu, karena tidak selalu berkesempatan ketemu dengan hiu paus tutul itu," kata Arief Yahya.

Hiu paus yang muncul lama di suatu pantai dan tidak segera pergi itu termasuk atraksi yang pertama di dunia, katanya.

"Mereka sampai dikasih makanan oleh masyarakat dengan sisa-sisa kepala udang, sehingga tidak mau pergi dari pantai itu. Ini atraksi yang luar biasa, berfoto dengan whale shark di Gorontalo," kata Arief.

Ia berharap hal yang terpenting kemunculan hiu paus itu dijaga, jangan sampai mati, jangan sampai terluka, dan tetap menjadi tontonan alamiah yang eksklusif, hanya ada di Gorontalo, tidak akan ditemukan di seluruh dunia.

"Itu poin yang hebat buat pariwisata," kata Arief.

Ia juga meminta Gubernur Gorontalo dan Bupati Bone Bolango untuk mengatur kawasan itu agar menjadi lebih nyaman, tertib, dan mempertimbangkan konservasi.

Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana mengatakan sejumlah pengusaha Thailand tertarik menanamkan modalnya dalam mengembangkan wisata bahari terutama menyelam (diving) di Indonesia.

Ia mengatakan para pengusaha wisata diving Indonesia yang difasilitasi Kemenpar dan Kedutaan Besar RI di Bangkok tengah membahas berbagai pola kerja sama dengan pengusaha Thailand.

Kerja sama itu antara lain melalui pola pemasaran bersama yang mengeksplorasi tujuan-tujuan wisata menyelam di Indonesia kepada turis-turis wisata diving yang juga mengunjungi Thailand.

Indonesia, katanya, merupakan pilihan yang tepat untuk tujuan wisata menyelam karena merupakan negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau serta merupakan pusat dari coral reef triangle yang memiliki berbagai lokasi diving berpanorama indah dan unik.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penyebaran Covid-19, Objek Wisata di Banten Tutup Hingga 30 Mei

Cegah Penyebaran Covid-19, Objek Wisata di Banten Tutup Hingga 30 Mei

Travel Update
Tradisi Larung Kepala Kerbau di Jepara Tetap Dilaksanakan

Tradisi Larung Kepala Kerbau di Jepara Tetap Dilaksanakan

Travel Promo
Sektor Pariwisata Mesir Diharapkan Pulih Akhir Tahun 2021

Sektor Pariwisata Mesir Diharapkan Pulih Akhir Tahun 2021

Travel Update
Travel Bubble Singapura-Hong Kong Resmi Diundur

Travel Bubble Singapura-Hong Kong Resmi Diundur

Travel Update
Disney World Mulai Izinkan Wisatawan Buka Masker di Area Outdoor

Disney World Mulai Izinkan Wisatawan Buka Masker di Area Outdoor

Travel Update
Wisatawan Belum Gunakan Transaksi Nontunai Saat Libur Lebaran di Gunungkidul dan Bantul

Wisatawan Belum Gunakan Transaksi Nontunai Saat Libur Lebaran di Gunungkidul dan Bantul

Travel Update
Kasus Covid-19 Meningkat, China Tutup Pendakian Gunung Everest

Kasus Covid-19 Meningkat, China Tutup Pendakian Gunung Everest

Travel Update
Sebab Perahu Wisata Waduk Kedung Ombo Terbalik: Akibat Berebut Selfie

Sebab Perahu Wisata Waduk Kedung Ombo Terbalik: Akibat Berebut Selfie

Travel Update
5 Wisata Instagramable di Yogyakarta, Pas untuk Pencinta Selfie

5 Wisata Instagramable di Yogyakarta, Pas untuk Pencinta Selfie

Jalan Jalan
Libur Lebaran 2021, Candi Prambanan Sepi Pengunjung

Libur Lebaran 2021, Candi Prambanan Sepi Pengunjung

Travel Update
4 Wisata Hits Majalengka, Pas untuk Liburan yang Menyenangkan

4 Wisata Hits Majalengka, Pas untuk Liburan yang Menyenangkan

Jalan Jalan
5 Pantai Tersembunyi di Gunungkidul dengan Keindahan yang Menawan

5 Pantai Tersembunyi di Gunungkidul dengan Keindahan yang Menawan

Jalan Jalan
Yunani Kembali Sambut Turis Asing Mulai 14 Mei 2021, Ini Aturannya

Yunani Kembali Sambut Turis Asing Mulai 14 Mei 2021, Ini Aturannya

Travel Update
5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X