Kompas.com - 19/05/2016, 20:41 WIB
EditorI Made Asdhiana

BANGKOK, KOMPAS.com - Sport tourism sedang gencar dipasarkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Salah satunya melalui ajang Thailand Golf Expo 2016 yang membawa banyak keberkahan untuk industri wisata golf Indonesia.

Dari hasil kuesioner yang dikumpulkan Kemenpar, tercatat ada estimasi potensial transaksi sejumlah 921 pax dengan nilai sebesar 1.338.871 dollar AS atau setara dengan Rp 17,8 miliar.

Kehadiran tim Wonderful Indonesia di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand, 12-15 Mei 2016, memang membawa dampak positif. Paket wisata golf ke Bangka Belitung, Batam, Surabaya, dan Bogor, laku keras.

"Potensi membelanjakan uangnya lebih banyak karena golf adalah pasar kelas atas. Spending money-nya di atas rata-rata," kata I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, dalam siaran pers, Rabu (18/5/2016).

Dari Bangkok, Kemenpar mendapat masukan untuk mengembangkan wisata golf Indonesia. Salah satunya, dengan masuk ke berbagai turnamen golf internasional.

"Dari industri golf, ada saran untuk mengikuti turnamennya juga, bukan cuma expo-nya. Sasarannya dinilai lebih tepat di sana. Lebih ramai. Nanti kami kaji masukan dari industri golf tadi," kata Pitana.

Tingginya potensial transaksi di Thailand Golf Expo 2016, disambut baik 11 industri golf yang ikut diboyong ke Bangkok.

"Kami sangat terbantu. Thailand Golf Expo merupakan pameran pariwisata golf skala internasional terbesar di Bangkok. Yang datang lebih banyak golfernya," ujar Dian Ariati, Sales & Marketing Manager Tering Bay Golf & Country Club Batam.

BARRY KUSUMA Tering Bay Golf & Country Club di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Hal serupa diungkapkan oleh Noer Tjahyawati, Marketing Communication Manager Ciputra Golf, Club, & Hotel Surabaya. "Yang dilakukan oleh pemerintah sudah tepat. Marketnya sangat besar. Ini capaian yang harus terus diperkuat lagi di masa datang," kata Noer.

Sekadar gambaran, Thailand Golf Expo 2016 adalah partisipasi pertama Indonesia. Langkah ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pariwisata untuk mendongkrak wisata golf di Indonesia.

Selama empat hari expo, Kemenpar memfasilitasi 11 industri pariwisata untuk berhubungan dengan calon konsumen di Thailand.

Menpar Arief Yahya menyebut ratusan Padang Golf di tanah air sudah berstandar dunia. Harus Perbanyak tournamen yang mengundang peserta dari mancanegara.

"Tidak ada yang lebih kompetitif harganya dari padang golf di Indonesia. Dengan fasilitas dan keindahan yang komplet dibandingkan dengan lapangan golf di negara lain," kata Arief Yahya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.