Kemenpar Apresiasi Rute Wisata Sriwijaya dan TransNusa

Kompas.com - 21/05/2016, 16:05 WIB
Pesawat Trans Nusa di Bandara H Hasan Aroeboesman di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Minggu (31/5/2015). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPesawat Trans Nusa di Bandara H Hasan Aroeboesman di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Minggu (31/5/2015).
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata menyampaikan apresiasi kepada dua maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan TransNusa yang melayani rute wisata di Nusa Tenggara Timur.

Kementerian Pariwisata dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (20/5/2016), menyebutkan kolaborasi dua maskapai penerbangan itu turut membantu pengembangan dunia pariwisata di Tanah Air.

Disebutkan bahwa kolaborasi meningkatkan keterhubungan (connectivity) berbagai daerah yang menjadi prioritas pariwisata.

Apresiasi itu disampaikan sehubungan dengan kolaborasi Sriwijaya Air Group dan TransNusa dalam membuka rute penerbangan di wilayah NTT.

Ada sejumlah rute yang sudah dimatangkan aliansi dua maskapai itu. Rute penerbangan Kupang-Ende (PP), Kupang-Ruteng, dan Kupang-Alor (PP) akan mulai dilayani pada 23 Mei 2016. Sementara rute Kupang-Bajawa (PP) dan Kupang-Larantuka (PP) akan dilayani 25 Mei 2016.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Lukisan Bung Karno tersimpan di Rumah pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Frekuensi penerbangan rute tersebut akan dilayani satu hari sekali dengan menggunakan pesawat Fokker 50 berkapasitas 52 tempat duduk penumpang.

Pesawat jenis itu adalah milik TransNusa yang dioperasikan NAM Air yang merupakan "sister company" dari Sriwijaya Air.

Disebutkan bahwa dua maskapai penerbangan itu turut ambil bagian mendukung program pengembangan 10 destinasi wisata prioritas yang sudah dicanangkan Kementerian Pariwisata.

Senior Corporate Communication Manager PT Sriwijaya Air Agus Soejono mengatakan rute penerbangan itu merupakan komitmen Sriwijaya Air Group dan TransNusa untuk membantu pengembangan pariwisata Indonesia.

Menurut dia, kolaborasi dalam rute penerbangan itu sangat strategis. Rute penerbangan menuju ke NTT ke depannya akan lebih terintegrasi dengan rute penerbangan lain di seluruh pelosok Indonesia.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/6/2015).
"Pelanggan pun akan dapat menikmati pelayanan terpadu dari mana saja menuju NTT dalam waktu satu hari," katanya.

Agus Soejono menyebutkan wisatawan yang ingin ke Danau Kelimutu, Taman Renungan, dan Rumah Pengasingan Bung Karno, Larantuka, Alor, atau obyek wisata lain di NTT, mempunyai pilihan yang beragam dan aksesnya lebih mudah dijangkau.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X