Kompas.com - 21/05/2016, 19:20 WIB
Nasi Mamong, kuliner khas Bondowoso, Jawa Timur. 'Mamong' dari bahasa Madura artinya bingung. Bingung karena buatnya susah dan rasanya pedas. KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARINasi Mamong, kuliner khas Bondowoso, Jawa Timur. 'Mamong' dari bahasa Madura artinya bingung. Bingung karena buatnya susah dan rasanya pedas.
|
EditorI Made Asdhiana

BONDOWOSO, KOMPAS.com - Awalnya masyarakat Bondowoso memiliki kebiasaan untuk membuat bekal makanan sebelum bepergian jauh. Dari nasi yang panas, diangin-anginkan kemudian dibungkus berbentuk silinder dengan daun pisang dan diikat menggunakan tali bambu baru terakhir dikukus.

Metode memasak secara tradisional tersebut terbukti berhasil. Bekal makanan yang disebut nasi gulung atau tabeg tersebut membuat nasi jadi tak mudah basi. Resep dasar dari tabeg inilah yang akhirnya menginspirasi resep "Nasi Mamong", makanan khas tradisional dari Bondowoso.

Sebenarnya nasi mamong sama sepeti nasi tabeg. Keduanya memiliki cara pembuatan yang serupa. Bedanya bentuk nasi mamong bertransformasi menjadi bentuk kerucut dan menggunakan nasi gurih. Kata "mamong" sendiri merupakan kata dari bahasa Madura yang berarti bingung.

Dalam hal ini penikmat nasi mamong biasanya akan merasa bingung karena teknik masak nasi mamong yang sulit dan ciri khas sambal yang sangat pedas.

Setelah menjelaskan asal usul dari nasi mamong, Rifka Janatin, pemilik ODL Resto dan Cafe, di Jalan Santawi No. 11, Bondowoso, yang menyuguhkan menu khas tradisional Bondowoso kemudian menjelaskan cara pembuatan nasi mamong.

"Proses pertama buat nasi gurih dengan campuran santan, daun salam, sereh, dan daun jeruk. Isi nasi mamong ada ayam, kemangi, teri, dan daun singkong yang dioseng dan kemudian nasi mamong dikukus," kata Rifka.

Menurut Rifka, isian nasi mamong bebas, biasanya sesuai dengan cita rasa daerah masing-masing. Seperti ada daerah yang membuat nasi mamong dengan keong dan pare. Usai proses yang panjang, selama dua jam pembuatan, jadilah nasi mamong.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut KompasTravel, nasi mamong sebenarnya mirip dengan nasi bakar. Bedanya nasi mamong lebih padat karena mengalami proses pengukusan, dan kemudian dibakar pada penyajian di ODL Resto dan Cafe.

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Tapai Ngambeng, minuman khas Bondowoso. Tapai pakai air gula dan air kapur dingin.
Hal yang paling menonjol dari nasi mamong justru sambal pelengkapnya. Jika anda penyuka makanan pedas, sambal nasi mamong mantap pedasnya!

Mendampingi nasi mamong ada minuman "Tapai Ngambeng" yang hampir punah tergeser oleh minuman modern. Minuman ini adalah campuran tapai, air kapur, dan air gula yang disajikan dingin.

Seiring perkembangan terjadi inovasi lain yakni penggunaan jahe dan penyajian hangat yang cocok jika mengonsumsi tapai ngambeng di udara dingin.

Harga yang dibanderol untuk nasi mamong sangat beragam, karena nasi mamong dijual oleh pedagang keliling, sampai di restoran. Di ODL Resto dan Cafe, nasi mamong dijual dengan harga Rp 9.000 sedangkan tapai ngambeng dijual dengan harga Rp 5.000. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Austria Sambut Wisatawan dari Singapura dan Thailand 24 Juni 2021

Austria Sambut Wisatawan dari Singapura dan Thailand 24 Juni 2021

Travel Update
Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Travel Update
11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

Travel Update
Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Travel Update
Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Travel Update
Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Travel Update
Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Travel Update
Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Travel Update
UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

Travel Update
Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Travel Update
Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Travel Update
Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Travel Update
Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Travel Update
4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

Travel Update
Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X