Jangan Nekat Bawa Bagasi Berlebih Saat Mudik Naik Kereta Api

Kompas.com - 25/05/2016, 19:03 WIB
Calon penumpang masuk ke dalam kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (13/7/2015). PT KAI mempersiapkan sekitar 370 rangkaian kereta untuk mengakomodasi 96.000 pemudik tiap harinya selama arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESCalon penumpang masuk ke dalam kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (13/7/2015). PT KAI mempersiapkan sekitar 370 rangkaian kereta untuk mengakomodasi 96.000 pemudik tiap harinya selama arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkumpul bersama sanak saudara di kampung halaman pada hari raya, membuat mayoritas orang menjadi bersemangat. Semangat itu akhirnya berubah menjadi bentuk oleh-oleh untuk keluarga tercinta. Maka tak heran, ketika mudik lebaran banyak orang yang membawa bagasi barang yang overload alias melebihi kapasitas.

"Dari hasil evaluasi kita selama musim angkutan Lebaran ini banyak sekali penumpang yang membawa barang tidak semestinya. Contohnya tahun lalu ada pengguna jasa kereta api yang bawa karung beras dan berkardus-kardus mie instan. Ini akhirnya dikeluhkan pengguna jasa lain," ungkap Humas PT KAI Daerah Operasi 1, Bambang Setyo Prayitno pada Kompas Travel, Selasa (24/5/2016). 

Bambang mengatakan ada baiknya pengguna jasa kereta api memikirkan kenyamanan pengguna jasa lainnya yang juga memerlukan bagasi tempat penyimpanan barang.

Jika tidak, gerbong penumpang akan penuh sesak dengan barang bagasi. Lorong kereta yang harusnya untuk berjalan justru dipenuhi dengan barang bawaan. Untuk itu pihak KAI mulai memberlakukan peraturan dan sosialisasi untuk bagasi.

Penumpang kereta api kini hanya diperbolehkan membawa barang dengan bobot maksimal 20 kilogram dengan volume maksimum 100 dm3 (dimensi 70 cm x 48 cm x 30 cm). Lebih dari itu, barang tak diperbolehkan masuk atau harus ditempatkan di kereta bagasi sesuai dengan ketentuan pihak ketiga (pengelola kereta bagasi). 

"Penumpang secara umum sudah cukup teredukasi dengan peraturan bagasi tetapi kita mengingatkan untuk lebaran ini peraturannya juga tetap sama," kata Bambang.

Bambang juga mengatakan alat ukur dan timbangan bagasi telah siaga di tiap stasiun untuk mengukur bagasi pengguna jasa kereta api. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X