Kompas.com - 26/05/2016, 11:40 WIB
EditorI Made Asdhiana

BERWISATA ke Perancis identik dengan Kota Paris. Paket perjalanan tur ke Eropa pun pasti menyisipkan Paris sebagai salah satu destinasi. Padahal, kecantikan Perancis tak hanya di Menara Eiffel, banyak kota lain yang cantik dan memukau. Perancis bagian selatan bisa menjadi salah satu pilihan.

Serangan teroris di tujuh lokasi pada bulan November 2015 cukup mengguncang pariwisata Perancis. Direktur Pelaksana Dewan Pariwisata Paris-Il-de-France Francois Navarro mengatakan, jumlah wisatawan menurun sekitar 11 persen pada November 2015, sedangkan pada Desember 2015 turun sampai 20 persen.

Navarro menambahkan, jumlah wisatawan yang datang ke Perancis hampir 60 juta orang setiap tahun. Wisatawan mancanegara yang paling banyak datang dari Jerman, Tiongkok, dan Jepang.

Hingga kini, Perancis masih menjadi destinasi wisata nomor satu di dunia. Setiap tahun, jumlah wisatawan mancanegara yang datang bisa mencapai 83,8 juta orang. Sementara itu, wisatawan Indonesia yang datang ke Perancis bisa mencapai 80.000 orang per tahun.

Namun, mereka tak mau berpangku tangan. Segala upaya dilakukan agar wisatawan datang kembali ke Perancis.

”Awal tahun ini, jumlah wisatawan juga masih turun sekitar 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Kami ingin memberantas teroris sehingga kami menjamin keamanan seluruh wisatawan yang datang ke sini. Banyak festival dan acara yang digelar untuk menarik perhatian turis mancanegara,” kata Navarro.

”Rendez-vouz”

Untuk mempromosikan wisata di seluruh negaranya, Atout France, Lembaga Pariwisata Perancis, menggelar pameran pariwisata yang bertema Rendez-vouz en France di Montpellier, Region Languedoc Midi Pyrenees, 5-6 April 2015. Tidak tanggung-tanggung, promosi yang besar tersebut mengundang 900 agen perjalanan, operator perjalanan dan wartawan dari 73 negara. Kegiatan ini merupakan yang kesebelas kali.

Perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata di Perancis tak mau membuang kesempatan baik. Sebanyak 740 perusahaan dari bidang perhotelan, agen perjalanan, tempat wisata, dan perusahaan transportasi menggunakan waktu untuk berpromosi. Selama dua hari, pertemuan antara penjual dan pembeli tertata rapi. Mereka bisa mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya.

Vice President Operation Leisure Travel Management Panorama Tour Rery Sankyo mengatakan, tujuan wisata ke Perancis masih sangat diminati wisatawan dari Indonesia. Dari Panorama saja, jumlah wisatawan yang pergi ke Perancis bisa mencapai 10.000 per tahun.

”Itu sepanjang musim pasti ada saja yang pergi ke sana. Apalagi, kalau musim panas yang bertepatan dengan libur sekolah dan libur Lebaran,” kata Rery.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.