Kompas.com - 26/05/2016, 18:42 WIB
Gonjong (atap) rumah adat Minang berpadu di Kawasan Nagari 1000 Rumah Gadang Dok. Kompas TVGonjong (atap) rumah adat Minang berpadu di Kawasan Nagari 1000 Rumah Gadang
EditorNi Luh Made Pertiwi F
PADANG, KOMPAS.com - Association of Sales Travel Indonesia (Asati) Sumatera Barat (Sumbar) akan menjadikan Solok Selatan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di provinsi itu dengan target wisatawan menengah ke atas baik domestik maupun mancanegara.
 
"Biasanya, paket wisata di Sumbar itu berpusat pada Bukittinggi, atau sekarang Kawasan Wisata Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan. Namun kami ingin merubah hal itu dengan menawarkan 1000 Rumah Gadang di Solok Selatan sebagai tujuan wisata premium," kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asati Sumbar, Ade Nuzirwan di Padang, Rabu (25/5/2016).
 
Menurutnya, Asati telah melakukan penjajakan terhadap destinasi wisata di Solok Selatan beberapa waktu lalu dan telah menyusun sejumlah paket wisata yang bisa ditawarkan pada wisatawan.
 
Di antara paket itu menurutnya ada yang empat hari tiga malam, tiga hari dua malam dan dua hari satu malam dengan menawarkan destinasi unggulan Solok Selatan di antaranya 1.000 Rumah Gadang, air terjun bertingkat Tangsi Ampek, panorama kebun teh, dan pemandian air panas.
 
"Kami benar-benar menawarkan kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat yang sangat menawan," katanya.
 
Sekretaris DPD Asati Sumbar, Nadir Syah Bakri menambahkan, selain destinasi itu, Masjid Ummi lembah Gumanti juga akan menjadi salah satu lokasi yang akan disinggahi saat perjalanan dari Padang menuju Solok Selatan.
 
"Selain untuk istirahat sejenak, di sana juga ada sajian Kopi Rajo yang luar biasa enak. Kami ingin wisatawan bisa menikmatinya sambil memandang indahnya Danau Di atas," ujarnya.
 
Selain itu, untuk di kebun teh, wisatawan juga bisa menikmati teh segar yang nikmat sebelum menjajal mobil off road untuk sampai di air terjun bertingkat Tangsi Ampek.
 
"Wisatawan juga dapat menikmati budaya setempat yang memukau," lanjutnya.
 
Sekjen Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asati Pusat, Arlan Dikusnata menjelaskan, karakter masyarakat Minang yang disebut belum siap untuk mengembangkan pariwisata, tidak ditemukan di Solok Selatan.
 
"Masyarakat sangat terbuka, seperti juga pemerintah daerahnya," ujar dia.
 
Dia optimistis dengan dukungan semua pihak, Solok Selatan akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sumbar dalam waktu dekat.
 
Ketua II DPD Asati Sumbar, Elvis Kashmir mengatakan, kendala yang ditemukan untuk membuat Solok Selatan sebagai destinasi wisata Sumbar adalah persoalan kebersihan dan toilet.
 
"Saat penjajakan awal kita sudah komunikasikan hal itu dengan bupati dan mendapatkan respon yang sangat baik. Sekarang, sudah tersedia toilet yang berstandar internasional di rumah gadang yang akan disinggahi," tambahnya.
 
Ia berpendapat, meskipun upaya yang mereka lakukan seakan-akan melawan arus, yaitu menciptakan destinasi alih-alih menjual destinasi yang telah ada dan terkenal, namun dengan dukungan semua pihak, usaha itu akan membuahkan hasil manis.
 
"Kami optimistis, dalam beberapa tahun ke depan, Solok Selatan akan dikenal tidak saja di Indonesia, tetapi hingga mancanegara," lanjutnya. (*)



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Jalan Jalan
Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X