William Wongso: Sate, Pecel, Lawar Bali Layak "Go International"

Kompas.com - 28/05/2016, 19:16 WIB
Pakar kuliner William Wongso di Kamandalu Resort and Spa, Gianyar, Bali, Selasa (23/4/2013).
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPakar kuliner William Wongso di Kamandalu Resort and Spa, Gianyar, Bali, Selasa (23/4/2013).
EditorI Made Asdhiana

MANGUPURA, KOMPAS.com - Indonesia selain kaya akan budaya dan bahasa, ternyata Indonesia juga memiliki ragam masakan kuliner yang layak diperjuangkan untuk dikenal dunia.

William Wirjaatmadja Wongso atau lebih dikenal dengan nama William Wongso seorang pakar kuliner terkenal Indonesia menyebutkan, kurangnya minat pemerintah mempromosikan kuliner Indonesia.

Kondisi tersebut membuat masakan Indonesia yang beraneka ragam, justru nampak lesu di Indonesia.

Sehingga, kuliner yang setidaknya dikenal seluruh negeri, kondisi tersebut tak terlihat dan hanya dikenal di daerah saja.

MADE AGUS WARDANA Sate Lilit khas Bali di Warung Legian pada Bazar Indonesia, di Brussel, Belgia, Minggu (30/8/2015).
"Hanya sejumlah menu yang dikenal di daerah lain. Contoh masakan padang terkenal karena setiap kota besar atau kecil ada restoran atau rumah makan padang. Kalau di Bali terkenal dengan tiga menu yakni lawar babi, babi guling, dan sate lilit," ujarnya.

"Tapi masakan Bali terkenal hanya di kalangan non Muslim saja. Untungnya ada ayam betutu, lawar ayam atau sapi yang halal dimakan orang Muslim," sambung William saat bedah buku perdananya Flavors of Indonesia di Periplus Store Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (28/5/2016).

Sebagai ahli kuliner yang menguasai seni masakan Eropa dan Asia, William pada awalnya bercita-cita menapaki karier di bidang film dan fotografi seperti ayahnya, Soewadi Wongso.

Namun lantaran terinspirasi dengan keahlian sang ayah dalam memasak, hal tersebut menumbuhkan minatnya untuk mencintai dunia kuliner.

Karena memiliki kekhasan dengan sering melakukan kunjungan ke tempat asal masakan dan langsung berinteraksi dengan ahlinya.‎

MADE AGUS WARDANA Lawar Ayam khas Bali di Warung Legian pada Bazar Indonesia, di Brussel, Belgia, Minggu (30/8/2015).
William tak luput menuliskan tiga menu Bali yang memiliki rasa "mistis" lantaran masakan Bali dikenal dengan budaya dan tradisinya.

"Dengan cara-cara masakan tertentu ini saya setidaknya mengupas 30 masakan khas di Indonesia yang menurut buku perdana saya layak untuk go international," kata William.

"Apalagi Indonesia memiliki banyak bandara internasional. Kenapa tak dimanfaatkan untuk memasarkan masakan khas Indonesia. Jangan profit oriented saja. Berikan kesempatan untuk membuka masakan khas atau tertentu di bandara. 100 persen bandara di Indonesia hanya memikirkan profit oriented saja," keluhnya. (Tribun Bali/Manik Priyo Prabowo)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute dan Harga Makanan di Camp Coffee & Nature Jogja

Rute dan Harga Makanan di Camp Coffee & Nature Jogja

Travel Tips
Camp Coffee & Nature, Ngopi di Hutan di Tengah Kota Jogja

Camp Coffee & Nature, Ngopi di Hutan di Tengah Kota Jogja

Jalan Jalan
Tips Naik Jeep Wisata Jelajahi Mangunan, Yogyakarta

Tips Naik Jeep Wisata Jelajahi Mangunan, Yogyakarta

Travel Tips
Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Jalan Jalan
Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Travel Tips
Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Travel Update
PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

Travel Update
Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Travel Update
Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X