Kompas.com - 04/06/2016, 07:36 WIB
Ranny langsung membelah dan memakan buah melon yang ia pilih dan petik sendiri di kebun Pak Samidi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. KOMPAS.COM/AMRIZA NURSATRIARanny langsung membelah dan memakan buah melon yang ia pilih dan petik sendiri di kebun Pak Samidi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
|
EditorI Made Asdhiana

Tanpa sengaja kebun buah melon Samidi tanpa sengaja menjadi tujuan wisata pertanian atau agrowisata kecil-kecilan. Jika memasuki masa panen, ibu-ibu PKK, dharma wanita, pegawai Pemkot Prabumulih, pegawai Pertamina Asset 2 Prabumulih hingga masyarakat biasa hampir setiap hari datang dan membeli buah melon di kebunnya.

Tidak hanya pegawai pemerintahan, banyak juga pedagang buah di pasar Prabumulih yang datang untuk membeli buah melon untuk dijual lagi di pasar. Samidi sendiri membebaskan warga untuk memilih dan memetik sendiri buah melon dari kebunnya. Setelah dipilih, dipetik lalu ditimbang dan dibayar.

Samidi juga menyediakan buah melon segar dan manis untuk dicicipi oleh pengunjung. “Alhamdulillah saya sempat belajar cara bertanam buah melon di negara Jepang selama tiga bulan. Ilmu dari Jepang itulah yang saya terapkan di sini. Saya juga memilih konsep pegunjung dapat memilih dan memetik sendiri buah melon yang mereka inginkan. Jadi pengunjung dapat membeli melon sekaligus berwisata,” katanya.

Kebetulan hari itu kebun Samidi didatangi pegawai Pemkot Prabumulih yang baru pulang kerja. Pegawai yang semuanya perempuan itu datang untuk membeli buah melon sekaligus ber-selfi ria. Oleh Samidi mereka dipersilakan memilih dan memetik sendiri buah melon yang mereka inginkan.

Ranny Damayanti salah seorang pengunjung terlihat antusias memilih buah melon. Setelah menemukan buah yang ia suka, Ranny langsung meminjam gunting dan memetik buah melon dengan cara digunting tangkainya.

Setelah dipetik buah melon langsung dibelah dan dimakan beramai-ramai bersama temannya, sebagian ditimbang lalu dibeli untuk dibawa pulang ke rumah.

KOMPAS.COM/AMRIZA NURSATRIA Pak Samidi memetik buah melon yang sudah matang sebelum diambil pembeli yang datang langsung ke kebunnya di Prabumulih, Sumatera Selatan.
“Saya suka membeli buah melon langsung ke sini sebab dapat langsung memilih dan memetik sendiri. Buahnya masih segar juga sangat manis. Selain itu dengan membeli sendiri saya tahu bahwa buah yang saya petik masih segar,” kata Ranny.

Selama ini usaha pertanian Samidi masih dikelola secara mandiri. Dia berharap ke depan bisa mendapat pembinaan dari pemerintah, khususnya Pemkot Prabumulih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.