Kompas.com - 05/06/2016, 14:09 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KOMPAS.com - Kabupaten Bondowoso bukanlah destinasi wisata yang populer. Namun bukan berarti kabupaten ini tidak masuk dalam daftar tempat wisata yang wajib dikunjungi. Salah satu alasan mengapa harus mengunjungi Bondowoso adalah untuk naik ke Ijen.

Pegunungan Ijen di Jawa Timur berada di perbatasan dua kawasan kabupaten, yakni Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi. Karena itu, wisatawan memiliki dua pilihan jalur untuk mengunjungi pegunungan yang tersohor karena fotogenik ini, yakni via Bondowoso atau via Banyuwangi.

(Baca: Mengapa ke Ijen Lebih Baik Lewat Bondowoso?)

Cara menuju ke Bondowoso

Pesan tiket kereta menuju stasiun Jember dari Stasiun Surabaya Gubeng, degan KA Sri Tanjung. Harga tiket kereta ekonomi AC berkisar Rp 50.000. Sampai di Stasiun Jember, naiklah angkutan umum ke arah Terminal Arjasa Jember dengan tarif Rp 3.000.

Dari terminal Arjasa, pilih angkutan umum menuju Terminal Bondowoso. Anda akan dipatok tarif sekitar Rp 7.000 untuk rute Terminal Arjasa sampai Terminal Bondowoso.

(Baca: "Backpacker" ke Ijen via Bondowoso, Ini Rutenya)

KOMPAS.COM/AHMAD WINARNO Kawah Wurung, sebuah perbukitan dipenuhi dengan rerumputan hijau, di Desa Jampit, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Obyek wisata

Salah satu obyek wisata andalan Bondowoso tentu saja Ijen. Jika melalui Bondowoso, wisatawan bisa berkunjung Kawah Wurung dan Padang Savana. Ada lagi agrowisata kopi, bisa santai minum kopi, sepedahan, down hill, produksi kopi luwak, produksi kopi. Ada pula pemandian air panas Blawan, air terjun, dan Bukit Megasari.

Menuju Ijen, pengunjung wajib mampir ke Kawah Wurung yang berada di Desa Jampit, Kecamatan Sempol. Eksotisme Kawah Wurung memang cukup luar biasa, sebab pegunungan dan kawahnya dipenuhi dengan rerumputan yang hijau.

Beberapa wisatawan juga mencoba menuruni tebing di Kawang Wurung, dengan menggunakan sepeda gunung. Wisatawan yang datang, juga tidak lupa berfoto di lokasi Kawah Wurung.

(Baca: Kawah Wurung, Surga Tersembunyi di Bondowoso...)

Penginapan

Di Bondowoso, akomodasinya cukup banyak, ada Ijen View Hotel dan Palm Hotel yang bintang tiga. Hotel berbintang sudah lama ada dan hotel melati juga ada banyak.

KompasTravel selama di Bondowoso bermalam di Ijen View Hotel & Resort, meski mengusung nama Ijen View, hotel ini sebenarnya justru berada di tengah kota, di lokasi strategis tepatnya di Jalan KIS Mangunsarkoro No.888, Bondowoso.

(Baca: Cari Penginapan Strategis di Bondowoso? Coba ke Tempat Ini)

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Tapai Ngambeng, minuman khas Bondowoso. Tapai pakai air gula dan air kapur dingin.
Kuliner

Bondowoso terkenal sebagai sentra penghasil singkong. Tak heran jika makanan berbahan singkong sangat mudah ditemui di Bondowoso, tak terkecuali rujak gobet. Disebut pula rojak gubit, makanan ini terdiri dari singkong dan timun yang diparut, dipadukan dengan bumbu rujak yang terbuat dari petis Madura.

Pilihan lain kuliner khas Bondowoso adalah Nasi mamong terinspirasi dari budaya leluhur Bondowoso yang gemar membawa bekal saat bepergian jauh. Agar nasi tak basi, dibungkuslah nasi dengan daun pisang kemudian dikukus kembali.

Khusus kuliner satu ini adalah minuman khas Bondowoso. Tapai ngambeng adalah minuman yang dibuat dengan tapai, air kapur, dan gula yang dicampur jadi satu. Air kapur digunakan untuk membuat tapai tak hancur terurai air gula.

Lain lagi dengan Kopi Blangkon. Jika biasanya serai, kunyit, jahe, kayu manis, dan jeruk purut menjadi bumbu memasak, kali ini justru menjadi bumbu penyedap kopi. Sajian kopi dengan aneka rempah ini dapat ditemui ketika berkunjung ke Nine Coffee Roastery di Jalan Brigol Sudarlan Nomor 266, Bondowoso, Jawa Timur.

(Baca: 3 Kuliner Bondowoso yang Nikmat dan Murah)

ARSIP KANTOR BANK INDONESIA JEMBER Cluster Kopi Arabika di Lereng Gunung Ijeng, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Waktu terbaik

Jika berminat mengunjungi api biru atau blue fire yang tersohor di Pegunungan Ijen, bisa melihat blue fire kapan saja. Tetapi baiknya datang pada jam satu atau dua dini hari.

Agar kunjungan ke blue fire semakin lengkap, tak ada salahnya Anda juga ikut memanen kopi bersama para petani kopi di Kecamatan Sempol, Bondowoso. Sebab blue fire dan perkebunan kopi memiliki jarak yang cukup dekat. Untuk panen raya kopi, waktu terbaik adalah bulan Juni sampai Agustus.

Ada pula Festival Muharram yang tahun ini jatuh bulan Oktober. Festival ini dilakukan secara rutin di Bondowoso disesuaikan dengan bulan Muharram dalam kalender Hijriah.

(Baca: Sambil ke "Blue Fire" dan Panen Kopi, Ini Waktu Paling Tepat ke Bondowoso)

Aktivitas membuat kerajinan tangan dari limbah rumah tangga dan industri di Flodista, Bondowoso
Oleh-oleh

Oleh-oleh yang cocok untuk Anda bawa dari Bondowoso antara lain Kopi Bondowoso yang dipandang istimewa karena tumbuh 1.800 meter di atas permukaan laut, yakni arabika.

Pilihan lain adalah tapai karena Bondowoso adalah sentra penghasil tapai. Di sini tapai diolah menjadi berbagai jenis makanan. Mulai dari kue, camilan, sampai minuman.

Beli pula kacang macadamia yang seringkali ada di cokelat-cokelat mahal buatan luar negeri. Bondowoso, tepatnya di kawasan Kalisat-Jampit melalui PT Perkebunan Nusantara adalah penghasil kacang Macadamia.

Oleh-oleh lainnya adalah Batik Bondowoso. Motif khusus batik bondowoso menyesuaikan dengan alam sekitarnya yang dipenuhi tumbuhan singkong, kopi, dan bambu.

(Baca: Pelesir ke Bondowoso, Jangan Lupa Bawa Buah Tangan Ini!)

Untuk membeli oleh-oleh khas Bondowoso bisa mampir ke toko Flodista, Tapai Handayani 82, Batik Tulis Sumber Sari.

(Baca: Ke Bondowoso, Yuk Mampir ke Tempat Oleh-Oleh Ini)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Travel Update
Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Travel Update
Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Jalan Jalan
6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tur 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tur 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.