Pantai Batu Puti, Obyek Wisata Terbaru Pesisir Selatan

Kompas.com - 05/06/2016, 19:25 WIB
Kapal yang digunakan warga untuk penyebrangan antar pulau di Mandeh. Beroprasi dari pulau-ke pulau setiap harinya mengantarkan warga sekitar yang ingin beraktifitas. Selain itu dapat pula ditumpangi oleh wisatawan, tapi bukan untuk disewa. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaKapal yang digunakan warga untuk penyebrangan antar pulau di Mandeh. Beroprasi dari pulau-ke pulau setiap harinya mengantarkan warga sekitar yang ingin beraktifitas. Selain itu dapat pula ditumpangi oleh wisatawan, tapi bukan untuk disewa.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

PAINAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat secara resmi menetapkan Pantai Batu Puti di Kenagarian Api-Api Kecamatan Bayang sebagai obyek wisata daerah.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Api-Api, Minggu (5/6/2016) menyampaikan peresmian merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam pengembangan potensi pariwisata yang ada. 

"Apalagi obyek wisata kawasan Pantai Batu Puti ini layak untuk dikembangkan," ucapnya.

Peresmian pada Sabtu (4/6/2016) ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lisda Hendrajoni.

Sektor pariwisata dinilai memiliki potensi perekonomian sangat besar. Keberadaaanya mampu menggerakan sendi-sendi usaha, baik skala Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga besar. 

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah kabupaten kini kian menggencarkan berbagai kegiatan promosi pada potensi dan destinasi wisata yang ada di daerah ini.

Bahkan, terus berupaya menggaet pembiayaan pengembangan dan pembangunan sektor kepariwisataan wisata dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tahun ini, misalnya, kita dapat Rp 70 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 41 Kilo Meter dari Bungus -KWBT Mandeh," ucapnya.

Sementara, salah seorang Putera Utama Pesisir Selatan, Is Anwar meminta penmerintah daerah untuk lebih serius dalam menggarap sektor kepariwisataan.

Menurutnya, selama ini kendala utama pengembangan dan pembangunan dunia kepariwisataan adalah karena minimnya ketersediaan infrastruktur yang memadai.

"Ini bukan semata infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan saja, akan tetapi yang tak kalah penting adalah infrastruktur di lokasi wisata itu sendiri," katanya.

Kendati demikian, dirinya yakin Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dengan kerja kerasnya mampu membenahi dan menyediakan infrastruktur tersebut.

Selain itu, pemerintah daerah, tambahnya, ia juga berharap para perantau mau menanamkan investasinya di kampong halaman, utamanya untuk sektor pariwisata.

Pada kesempatan itu sekaligus dilakukan serah terima hibah tanah pribadi seluas 23 Hektare di Sungai Tawar dari H. Is Anwar Dt. Rajo Perak pada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.



Sumber ANTARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X