Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sangihe Potensial Kembangkan Wisata Bahari

Kompas.com - 07/06/2016, 04:03 WIB

SANGIHE, KOMPAS.com - Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara Jabes Ezar Gaghana mengatakan, Kabupaten Kepulauan Sangihe sangat cocok untuk mengembangkan wisata bahari.

"Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Sangihe sangat cocok bila dikembangkan wisata bahari," kata Jabes Gaghana, di Tahuna, Senin (6/6/2016).

Menurut dia, potensi laut yang ada di wilayah Kepulauan Sangihe sangat baik bila dikelola dengan baik.

Ia mencontohkan wisata laut yang saat ini menjadi daya tarik Sangihe adalah gunung api bawah laut di Pulau Mahangetang.

"Gunung api di Pulau Mahangetang sangat terkenal karena berada di dalam laut. Ini juga menjadi salah satu wisata andalan Kabupaten Kepulauan Sangihe," kata dia.

Selain gunung api Mahangetang, Kabupaten Kepulauan Sangihe juga memiliki banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi wisatawan seperti pasir putih yang tersebar di beberapa pulau yang ada di Sangihe.

"Teluk Tahuna juga sangat baik bila dijadikan lokasi wisata bahari untuk kegiatan jet ski," kata dia.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pertunjukan tari tradisional memeriahkan Pekan Budaya Sangihe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (26/1/2015). Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berbatasan langsung dengan Filipina menetapkan tahun 2015 sebagai Tahun Wisata yang bertajuk TuMore Sangihe dengan andalan wisata seperti air terjun, menyelam (diving), pantai, pegunungan, kuliner, dan pentas budaya Sangihe.
Wabup berharap instansi teknis dalam hal ini Dinas Pariwisata dapat mengembangkan potensi laut yang ada menjadi sumber penghasilan melalui kegiatan pariwisata.

Kadis Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jefri Tilaar menyatakan akan memperjuangkan agar wisata laut menjadi salah satu obyek wisata yang menarik di Sangihe.

"Sebagai instansi teknis, kami akan mengusulkan agar Teluk Tahuna bisa dijadikan wisata bahari mendukung program pembangunan dermaga apung yang sudah dimanfaatkan warga, sebagai tempat rekreasi," kata Jefri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com