Kompas.com - 11/06/2016, 16:01 WIB
Pulau Setan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2015). Pulau Sutan berada di kawasan Taman Laut Mandeh. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPulau Setan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2015). Pulau Sutan berada di kawasan Taman Laut Mandeh.
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata menyatakan wilayah Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, bakal menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dengan menonjolkan keindahan wisata bahari.

Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah Sambudhy Thaib dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (11/6/2016), mengatakan setelah Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menetapkan Mandeh sebagai sentra pariwisata, sekitar 400 hektar lahan di Mandeh akan dibangun pusat amenitas seperti hotel, balai pertemuan (convention hall), restoran, dan sebagainya.

Mandeh terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, berbatasan langsung dengan Kota Padang.

Pertengahan 2017, kawasan Mandeh yang berjarak 56 kilometer dari Kota Padang itu menjadi KEK Pariwisata dan akan menjadi seperti kawasan Nusa Dua, Bali.

"Dulu, Nusa Dua jauh dari Denpasar, jauh dari keramaian Kuta, dan minim fasilitas publik. Sekarang, Nusa Dua sudah berkelas dunia dan menjadi pusat konvensi," kata Hiramsyah.

Mantan Ketua Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia 2002 mengatakan dampak KEK itu buat perekonomian sangat signifikan dan Mandeh kelak bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan industri di Sumbar.

"Area 400 hektar itu sebagai KEK pariwisata. Tapi yang terdampak oleh KEK itu adalah seluruh Sumatera Barat," katanya.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Melihat peandangan kawasan Mandeh dari Bukit Panorama Satu kawasan wisata Mandeh.
Hiramsyah sependapat dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang menempatkan Mandeh sebagai "Raja Ampat Sumatera" sebagaimana pesona yang dimiliki Raja Ampat di Papua Barat.

Kekuatan pesona Mandeh ada di bahari, wisata laut, pantai dan bawah laut.

"Sekarang pun Mandeh sudah menjadi obyek wisata tetapi belum dioptimalkan. Saat ini Mandeh belum bisa dijadikan sebagai destinasi wisata utama. Maka dari itu perlu dilakukan pembangunan ini," kata Hiramsyah yang sudah keliling kawasan Mandeh melalui laut.

Meskipun pemanfaatan pariwisata Mandeh belum optimal, kawasan ini sudah dipadati oleh wisatawan nusantara dan mancanegara setiap tahun.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X