Begitu Magis, Terhipnotis Tari Kecak di Pura Uluwatu

Kompas.com - 22/06/2016, 08:41 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Epos Ramayana yang dikisahkan dalam tari kecak kira-kira begini: karena akal jahat Dewi Kakayi (ibu tiri) dari Sri Rama, Putra Mahkota dari Kerajaan Ayodya diasingkan dari istana ayahnya, yakni Sang Prabu Dasa Rata. Ditemani adik laki-lakinya serta istrinya yang setia, Dewi Sita, Sri Rama pergi ke Hutan Dandaka.

Saat mereka tiba di hutan, Prabu Dasamuka (Rahwana) mengetahui keberadaan mereka. Rahwana pun terpikat kecantikan Dewi Sita. Dia lalu berupaya menculik Dewi Sita.

Upaya itu berhasil. Rama pun berusaha menolong istrinya dari cengkeraman raja yang kejam itu. Atas bantuan bala tentara kera di bawah panglima Hanoman, mereka berhasil merebut Dewi Sita.

Merasa terlalu rumit untuk diikuti? Anda tidak sendiri. Begitu pertunjukan dimulai, decak kagum terdengar jelas dari para turis. Puluhan pria yang berteriak "cak cak cak", gerakan tari Sri Rama dan Dewi Sita yang memukau, serta kedatangan Hanoman yang disertai riuhnya tepuk tangan. Dengan latar sunset dan laut lepas, pertunjukan ini benar-benar menghipnotis pengunjungnya.

Adegan demi adegan berlangsung cepat. Salah satu momen paling magis adalah ketika Hanoman dikelilingi sabut kelapa yang dibakar. Panglima kera itu berhasil keluar dari "lingkaran api" yang semakin lama semakin menjadi-jadi. Langit sudah berganti gelap, suasana semakin mencekam.

Menjelang akhir acara, tanpa disangka-sangka, Rahwana menghambur ke tengah arena dan mengajak ngobrol para pengunjung.

Celotehan Rahwana menuai gelak tawa dari para pengunjung, terutama warga asing. Seusai panjang lebar dalam bahasa Bali, dia bertanya kepada penonton, "Do you understand (Anda mengerti)?

Disambut dengan teriakan pasti, "Noooo (Tidak)!" 

"If you don't understand, then I hope you understand (Jika Anda tidak mengerti, saya harap Anda mengerti)," kata Rahwana, disusul gelak tawa dan tepukan tangan gerombolan turis Australia di deretan bangku sebelah kanan. 

Meski kecak adalah tarian sakral, pertunjukan ini tidak membosankan karena unsur humor yang disisipkan di akhir acara. Seusai pertunjukan, para penonton pun bertepuk tangan puas. Banyak pula yang mendatangi Hanoman untuk bersalaman atau sekadar selfie.

Harga tiket pertunjukan tari kecak adalah Rp 100.000 per orang. Meski diadakan setiap hari, tiket biasanya sudah habis menjelang sore. Pastikan Anda stand by di lokasi mulai siang hari agar tak kehabisan tiket.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X