Kompas.com - 26/06/2016, 22:07 WIB
Wisatawan lokal menikmati keindahan Candi Brahu di kawasan situs arkeologi Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (6/1/2013). Situs Trowulan di Jawa Timur menyimpan sisa keagungan Kerajaan Majapahit yang hingga kini terus diteliti. Di kawasan ini, ditemukan ratusan ribu peninggalan arkeologis, berupa artefak, ekofak, dan fitur yang diperkirakan berasal dari abad ke-12 hingga abad ke-15. Dengan hamparan benda cagar budaya yang tersebar di berbagai lokasi, Trowulan menjadi laboratorium arkeologis terlengkap di pelosok Nusantara.
KOMPAS/AGUS SUSANTOWisatawan lokal menikmati keindahan Candi Brahu di kawasan situs arkeologi Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (6/1/2013). Situs Trowulan di Jawa Timur menyimpan sisa keagungan Kerajaan Majapahit yang hingga kini terus diteliti. Di kawasan ini, ditemukan ratusan ribu peninggalan arkeologis, berupa artefak, ekofak, dan fitur yang diperkirakan berasal dari abad ke-12 hingga abad ke-15. Dengan hamparan benda cagar budaya yang tersebar di berbagai lokasi, Trowulan menjadi laboratorium arkeologis terlengkap di pelosok Nusantara.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com – Satu tradisi masyarakat ibu kota menjelang lebaran yang biasa dilakukan adalah mudik ke kampung halaman. Ada yang pulang ke luar Pulau Jawa ataupun masih di dalam Pulau Jawa.

Nah, jika berencana mudik ke arah Surabaya atau ke Mojokerto, Jawa Timur, singgahlah untuk sekadar menikmati kuliner setempat atau pergi ke obyek-obyek wisata yang ada di Mojokerto.

KompasTravel menghimpun obyek-obyek wisata kuliner hingga wisata sejarah yang bisa Anda kunjungi selama tiga hari. Berikut adalah obyek-obyek wisata yang bisa Anda jadikan rekomendasi.

HARI PERTAMA

1. Air Terjun Dlundung

Begitu tiba di Mojokerto, Anda bisa langsung arahkan kendaraan menuju obyek wisata Air Terjun Dlundung. Di sana, bersama keluarga tercinta, Anda bisa bermain di air terjun yang berada kira-kira 40 kilometer arah selatan Mojokerto tepatnya di Dusun Ketapan Rame, Desa Kemloko, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Di tengah-tengah area hutan lindung yang berluas sekitar 1.600 hektar ini, Anda bisa merasakan kesejukan dari pepohonan yang tumbuh. Gemericik air terjun siap melepaskan lelah setelah berkendara dari ibukota hingga Mojokerto.

2. Patung Sleeping Buddha di Mahavihara Majapahit Mojokerto

Patung Buddha tidur atau dikenal dengan Sleeping Buddha ada di Mojokerto. Patung-patung Sleeping Buddha juga tersebar di beberapa titik di negara-negara Asia Tenggara seperti di Bangkok.

Nah, jadi tak perlu pergi ke luar negeri untuk dapat melihat patung Sleeping Buddha. Sempatkan untuk mengunjungi Mahavihara Majapahit yang terletak di Desa Bejijong, kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Patung ini dibuat di tahun 1993, menggunakan bahan beton yang dipahat perajin patung asal Trowulan.

3. Kuliner Sate Bangil Bang Soleh

Setiap daerah tentu punya ciri khas penyajian sate. Sebut saja Sate Maranggi di Purwakarta, Sate Blengong di Brebes, hingga Sate Lilit di Bali. Di Mojokerto juga punya Sate Bangil yang bisa dicicipi saat berkunjung ke Mojokerto.

Salah satu penjual sate yang dikenal masyarakat Mojokerto yakni Sate Bangil Bang Soleh yang beralamat di jalan Majapahit No. 428, Mojokerto. Di Kedai milik Bang Soleh Hasyim, pembeli dibebaskan untuk untuk memilih sendiri isian sate sesuai selera.

Pilihan isi sate bisa terdiri dari lemak dengan daging, tanpa lemak, ataupun jeroan bisa dipilih. Untuk setiap tusuknya berisi tiga sampai empat potong daging kambing. Dalam seporsi sate berisi 10 tusuk sate yang disajikan dalam piring dengan bumbu kacang, irisan bawang merah dan sedikit sambal.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inggris Cabut Syarat Tes Perjalanan Bagi Turis yang Divaksinasi

Inggris Cabut Syarat Tes Perjalanan Bagi Turis yang Divaksinasi

Travel Update
10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

Jalan Jalan
5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

Travel Tips
4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

Travel Tips
Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Jalan Jalan
Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Jalan Jalan
Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Travel Update
Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Travel Promo
Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.