Mudik ke Semarang? Jangan Lupa Cicipi 10 Kuliner Khas Ini

Kompas.com - 30/06/2016, 11:03 WIB
Lumpia Semarang Kompascom/Nazar NurdinLumpia Semarang
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) Vita Datau Mesakh mengajak publik untuk menikmati kuliner di "kota lumpia" Semarang sambil mudik Lebaran dan liburan sekolah.

"Semarang merupakan salah satu gudang kekayaan kuliner negeri ini," katanya di Jakarta, Selasa (28/6/2016), seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan kuliner asli Semarang memiliki karakter kuat dan unik, terutama dalam hal citarasa. Bahan yang dipakai dalam pengolahan kuliner Semarang, katanya, rata-rata menggunakan resep tradisional.

Selain rasanya nikmat, menurut Vita, harganya juga sangat familiar, tidak terlalu menggerus kantung.

"Karena itu, mampir ke Semarang, dan silakan bereksplorasi dengan objek wisata kuliner," katanya.

Ia merekomendasikan 10 jenis makanan asli Semarang pilihan yang layak dinikmati di sana. Menteri Pariwisata Arief Yahya pun sependapat dengan 10 kuliner Semarang versi AGI yang sudah direkomendasikan oleh Vita, yakni:

1. Lumpia

Tidak banyak yang tahu, jika sejatinya lumpia adalah makanan asal China. Jika Anda melintas ke Jalan MT Haryono Semarang, maka banyak toko lumpia yang cara menulis di billboard-nya "Leonpia" atau "Lionpia".

Rebung sebagai bahan dasar utama isinya, telur, udang atau ayam sebagai pelengkap yang mengimbangi aroma kuat rebung, dibalut tepung terigu.

Ada empat lokasi lumpiah terkenal di Semarang antara lain di Jl. Lombok, Jl. Pemuda, Jl. Mataram (MT Haryono) dan Jl Pandanaran.

Masing-masing mempunyai ciri khas, namun yang tertua adalah yang di Jl Lombok 11 dekat klenteng Tay Kak Sie; di mana saat ini sudah generasi ketiga yang mengelolanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X