Mudik ke Semarang? Jangan Lupa Cicipi 10 Kuliner Khas Ini

Kompas.com - 30/06/2016, 11:03 WIB
Kompas Video Menyusuri Tol Trans Jawa Mojokerto - Rembang
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Silakan mampir ke warung di belakang Gereja Blenduk. Di tempat ini sudah ada sejak tahun 1969.

8. Bebek Goreng dan Bakar Pak Thori

Bebek Pak Thori ini sangat lembut tekstur dagingnya. Terus, bumbunya juga sangat dalam meresap. Dihidangkan dengan dua macam sambal serta lalapan

Lokasinya di Jalan Raya Manyaran Gunung Pati KM 15, tepatnya disebelah SMA Semesta.

9. Bandeng Presto

Bandeng tanpa duri yang dimasak dengan panci tekanan tinggi ini, sangat cocok dipasangkan dengan nasi putih panas.

Yang direkomendasi adalah Bandeng Juwana pastinya namun secara umum yang dijual di pusat oleh-oleh rasanya tetap enak, hanya perhatikan tanggal kadaluarsanya agar tetap aman untuk disantap saat tiba di kampung halaman. Lokasinya ada di Jalan Pandanaran.

10. Wingko Babad

Berbahan dasar tepung ketan dan kelapa bakar menciptakan aroma khas penganan ini. Pilihannya adalah Cap Kereta Api atau Lokomotif di Jalan Cenderawasih yang sudah ada sejak tahun 1946.

AGI yang dibentuk pada 2013 merupakan organisasi yang mengembangkan ilmu dan seni kuliner Nusantara sebagai bagian dari budaya dan warisan leluhur bangsa.

AGI juga mempromosikan kekayaan kuliner bangsa ke luar negeri sebagai bagian dari upaya menjaring wisatawan mancanegara ke Indonesia. (Antara/Budi Setiawanto)

Halaman:


Sumber ANTARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X