Gowes ke Danau Toba? Ikuti Ajang Bersepeda Toba Granfondo 2016 - Kompas.com

Gowes ke Danau Toba? Ikuti Ajang Bersepeda Toba Granfondo 2016

Kompas.com - 30/06/2016, 21:00 WIB
KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Pemandangan Danau Toba di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (19/4/2015). Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia yang tercipta dari hasil letusan gunung berapi raksasa (supervolcano) pada 75.000 tahun silam.

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum punya rencana liburan akhir pekan di bulan Agustus? Bertualang dengan sepeda melewati jalan beraspal sambil menikmati panorama alam bisa jadi opsi kegiatan liburan Anda.

Tanggal 20-21 Agustus mendatang, ada acara bersepeda wisata non kompetisi Toba Granfondo 2016 yang siap membawa Anda melihat pemandangan Danau Toba. Rute yang akan ditempuh pesepeda sepanjang jarak 200 kilometer mulai dari Kantor Gubernur Sumatra Utara, Deli Serdang hingga berakhir di Parapat.

Ketua Toba Granfondo 2016, Agustino Sidabutar mengatakan, penggiat sepeda bisa mencoba mengikuti ajang bersepeda wisata ini. Panitia Toba Granfondo menyediakan kuota sebanyak 250 orang yang berkesempatan untuk mengikuti acara ini.

Saat ini sudah 100 orang yang mendaftar. Delapan puluh lima persen orang lokal dari Medan, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan. Lima belas persen orang mancanegara dari Singapura 15 orang dan dari Malaysia ada tiga orang,” kata Agustino usai jumpa pers di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Adapun paket-paket wisata bersepeda yang ditawarkan oleh panitia Toba Granfondo 2016 terbagi atas empat paket yakni paket Naniura seharga Rp 3.500.000, Ulos seharga Rp 4.500.000, Gondang seharga Rp 4.500.000, dan Gorga seharga Rp 5.900.000. Pesepeda yang berminat bisa mendaftarkan diri melalui website tobagranfondo.com.

Rencana kita tutup pendaftaran tanggal 5 Agustus atau hingga penuh kuotanya,” kata Touring Manager Toba Granfondo 2016 kepada KompasTravel.

Semua biaya pendaftaran paket wisata bersepeda Toba Granfondo 2016 sudah termasuk buku manual kegiatan, 2 jersey dan 1 polo shirt, brevet card, top tube stiker, bike number, seatpost number, back number, sertifikast, wristband, finisher medal, makan dan minum selama perjalanan bersepeda. Pesepeda bisa mendapatkan fasilitas yang beragam dalam paket-paket wisata yang dipilih.

Shutterstock Danau Toba dan Pulau Samosir.
Kalau untuk paket Nanura, itu Rp 3.500.000 kita khususkan untuk masyarakat lokal setempat tapi yang lain juga bisa daftar. Kendaraannya tidak kita fasilitasi. Paket yang lain kendaraannya dari bandara kita fasilitasi sampai titik start,” tambah Ricky.

Untuk paket Ulos, setelah pesepeda mencapai finish pada tanggal 21 Agustus siang, Ricky menyebutkan, panitia menyediakan shuttle car dari titik finish di Hotel Niagara Parapat menuju Bandara Kualanamu. Sementara, paket wisata sepeda Gondang dan Gorga, panitia tidak menyediakan shuttle car ke bandara.

Khusus paket Gondang dan Gorga, kita berikan kesempatan untuk menambah waktu untuk bersepeda. Biasanya suka ada yang mau mencoba sepeda lain. Sayang sudah jauh-jauh gak coba,” jelasnya.

Pada Tobagranfondo 2016, pesepeda nantinya akan melewati tiga kabupaten di Sumatera Utara yakni Deli Serdang, Simalungun, dan Tanah Karo. Ricky menambahkan jalur yang akan dilewati pesepeda berupa tanjakan yang bervariasi, hutan sawit, pesawahan dan juga di pinggir Danau Toba.

Hari pertama Sabtu (20/6/2016), dimulai dari Medan-Simalem dengan titik pemberhentian sementara di Kabanjahe setelah menempuh 72 kilometer dan berakhir di Simalem di titik 107 kilometer.

Rute hari kedua, akan dimulai dari Simalem menuju Parapat dengan titik pemberhentian sementara di Simarjarunjung setelah menempuh 48,1 kilometer dan berakhir di Parapat.


EditorNi Luh Made Pertiwi F

Close Ads X