Kompas.com - 06/07/2016, 10:06 WIB
Sebanyak 1.208 penari Gandrung menampilkan tarian kolosal dengan tema 'Podo Nonton' di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/9/2015). KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATISebanyak 1.208 penari Gandrung menampilkan tarian kolosal dengan tema 'Podo Nonton' di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/9/2015).
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengundang para perantau yang sedang mudik ke Banyuwang untuk melepas kangen dan bernostalgia bersama dalam acara Diaspora Banyuwangi.

Acara yang rencananya akan digelar pada Jumat (8/7/2016) jam 08.00 WIB di Pendopo Shaba Swagata Blambangan tersebut akan dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya.

“Kami undang semua diaspora (perantau yang tersebar di berbagai wilayah) yang sedang pulang ke kampung halaman untuk hadir di pendopo. Kita ingin mempererat tali persaudaraan antar warga Banyuwangi, meskipun mereka domisilinya saling berjauhan,” kata Anas.

Acara Diaspora Banyuwangi tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2013. Menurut Anas, biasanya yang hadir ratusan orang bukan hanya datang dari seluruh Indonesia tetapi termasuk mereka yang tinggal di luar negeri seperti Malaysia, Taiwan, Hongkong bahkan ada juga yang datang dari Amerika Latin.

Nantinya mereka akan menyaksikan kesenian khas Banyuwangi serta lagu lagu daerah Using yang lawas serta menikmati kuliner tradisional Banyuwangi yang jarang mereka temui.

"Semua orang bisa datang tanpa terkecuali dan ini salah satu cara untuk mengobati kerinduan mereka pada kampung halamannya serta menyambung silaturahmi," tambah Anas.

Ia menjelaskan, Diaspora Banyuwangi ini juga dijadikan ajang untuk berbagi pengalaman para perantau yang telah sukses di perantauannya masing-masing. Kisah sukses mereka diharapkan bisa menjadi motivasi bagi generasi penerus Banyuwangi agar tidak takut mengejar sukses meski jauh dari tanah kelahirannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Membangun daerah itu penting. Tidak harus selalu berada di Banyuwangi, namun dari luar Banyuwangi pun kita tetap bisa berkontribusi untuk memajukan daerah. Minimal menciptakan image baik daerah asal kita. Itu berkontribusi sekali bagi suatu daerah,” pungkas Anas. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

Travel Update
Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Travel Update
Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Jalan Jalan
Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.