Kompas.com - 10/07/2016, 08:02 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia tengah mempermudah proses aplikasi visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Sejak 1 Desember 2015, WNI yang ingin berkunjung ke Australia bisa mengajukan visa multiple entry yang berlaku sampai tiga tahun.

Multiple entry berarti Anda bisa masuk dan keluar negara tersebut selama batas waktu yang ditentukan, tanpa harus mengajukan aplikasi visa lagi.

(Baca: WNI Bisa Ajukan Visa "Multiple Entry" 3 Tahun ke Australia)

Selain itu, pemerintah Australia akan mempermudah aplikasi visa bagi warga Indonesia. Rencana tersebut akan mulai dilakukan pada 2017 mendatang, seperti yang dibicarakan dalam Pekan Bisnis Indonesia-Australia di Jakarta baru-baru ini. 

Agenda tersebut dihadiri oleh beberapa petinggi pemerintah Australia. Antara lain Peter Dutton selaku Menteri Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia, Andrew Robb selaku Menteri Perdagangan dan Investasi Australia, juga Richard Colbeck selaku Menteri Pariwisata dan Pendidikan Internasional.

"Prakarsa ini akan menguntungkan Indonesia dan Australia seiring dengan upaya kami untuk memajukan hubungan bisnis dan wisata yang lebih kukuh antara kedua negara," tutur Peter Dutton dalam jumpa pers di Kedutaan Besar Australia di Indonesia. 

Saat ditemui di kediaman Duta Besar Paul Grigson di Jakarta, Colbeck mengatakan, "Visa ini ditujukan bagi pemohon visa pengunjung ke Australia dengan durasi tinggal maksimal tiga bulan."

Ini berarti, Anda bisa bebas keluar masuk Australia selama tiga tahun. Dengan catatan, lamanya kunjungan maksimal tiga bulan untuk sekali kedatangan. 

Colbeck juga menuturkan, visa ini berlaku untuk semua WNI. Pada 2017 mendatang, pemerintah Australia akan memperluas pengajuan permohonan visa online sehingga pengajuannya akan lebih sederhana. 

Nantinya, pengajuan visa online akan bisa diakses 24 jam. Fitur pembayaran akan diperbaharui, juga kemudahan dalam memeriksa status pengajuan visa.

Negeri Kanguru ini menyuguhkan banyak jenis wisata, dari alam sampai belanja dan kuliner. Beberapa kota favorit turis Indonesia adalah Sydney, Melbourne, dan Perth. Di Sydney, turis bisa menyambangi Opera House yang terkenal serta memanjat Sydney Harbour Bridge.

Melbourne terkenal sebagai kota hipster dengan deretan kedai kopi nan fotogenik. Sementara Perth punya destinasi alam seperti Rottnest Island yang dihuni hewan imut quokka serta deretan pantai yang sangat indah.

Pada 2014, lebih dari 150.000 WNI berkunjung ke Australia. Jumlah ini meningkat enam persen dibanding tahun sebelumnya, dan mendulang devisa sebesar 600 juta dollar Australia (sekitar Rp 6 triliun) bagi perekonomian Australia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Jalan Jalan
Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Travel Update
Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Travel Update
12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.