Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/07/2016, 16:32 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam sebuah foto yang diterima KompasTravel, tampak beberapa pengunjung obyek wisata Tebing Keraton, Bandung, Jawa Barat, menantang bahaya dengan nekat berpose di atas pagar pembatas tebing. Beberapa di antaranya bahkan tak segan untuk langsung melompati pagar pembatas demi berfoto diri.

Momen ini diabadikan oleh Erwin Gumilar, jurnalis sebuah majalan yang tengah berkunjung ke Tebing Keraton pada Minggu (10/7/2016) lalu. 

"Hari itu memang sangat ramai ada sekitar ratusan pengunjung di Tebing Keraton. Beberapa pengunjung usia 20-25 tahun sampai naik dan keluar pagar pembatas untuk foto. Padahal sudah ada papan pengumuman larangan," ujar Erwin saat dihubungi KompasTravel, Selasa (12/7/2016).

Menurut Erwin yang baru kali pertama berkunjung ke Tebing Keraton, kondisi diperparah karena hanya ada sedikit lokasi di kawasan itu untuk berpose dengan latar belakang pemandangan yang indah.

Erwin Gumilar Wisatawan nekat berpose di atas pagar pembatas sampai keluar pagar pembatas di Tebing Keraton, Bandung, Jawa Barat.

"Jadinya setelah pengunjung keluar pembatas untuk berfoto sudah selesai, digantikan lagi oleh pengunjung lainnya," kata Erwin.

Jika tak berhati-hati dalam melangkah, nyawa pengunjung jadi taruhannya. "Saya kira tinggi tebingnya sekitar 300 meter. Kalau jatuh ya tewas," ungkap Erwin.

Iwa Kartiwa, petugas pemungut retribusi di obyek wisata Tebing Keraton Tahura Bandung saat dihubungi oleh KompasTravel mengatakan bahwa hari itu jumlah pengunjung memang ramai. 

"Hari Minggu (10/7/2016) jumlah pengunjung sampai 2.000-an orang. Dari kami sudah dilakukan upaya untuk memasang papan pengumuman, pagar pembatas dari beton, dan petugas untuk jaga. Tapi hari itu petugas jaga harus turun untuk mengatur lalu lintas yang macet total di Tahura (Jalur masuk Tebing Keraton)," kata Iwa. 

Erwin Gumilar Pengunjung melompati dan bersandar di pagar pembatas di Tebing Keraton, Bandung, Minggu (10/7/2016). Hal ini sebenarnya terlarang, namun banyak pengunjung melanggar.
Iwa mengatakan jika sebenarnya papan pengumuman dan pagar beton harusnya sudah menjadi peringatan yang cukup bagi para pengunjung.

"Sebenarnya kembali lagi ke masing-masing pengunjungnya. Jumlah petugas terbatas, jika sudah ada pagar dan larangan harusnya sudah pengunjung sudah tahu," kata Iwa.  

Obyek wisata Tebing Keraton mulai tersohor sekitar tahun 2014. Tempat ini terkenal karena pemandangannya yang indah. Dari atas tebing, pengunjung dapat mengabadikan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda terpantul cahaya keemasan matahari terbit. Sayangnya untuk mengabadikan momen tersebut tak sedikit pengunjung yang kurang mementingkan faktor keselamatan diri sendiri. 

Erwin Gumilar Pengunjung memadati obyek wisata Tebing Keraton di Bandung, Minggu (10/7/2016).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+